READ.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi. Hal ini ditandai dengan dibukanya Young Coder World Cup (YCWC) 2025 tingkat Provinsi Gorontalo, yang dipusatkan di SMA Negeri 2 Kota Gorontalo, Minggu (30/11/2025).
Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, bersama Direktur Timedoor Academy Gorontalo Arifandy Pelealu.
Dalam laporannya, Arifandy menjelaskan bahwa YCWC menjadi gerakan untuk membangun mimpi anak-anak Gorontalo di era digital.
“Hari ini kita menyaksikan momen ketika anak-anak Gorontalo menulis masa depan mereka dengan bahasa baru, yaitu bahasa teknologi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kecerdasan buatan (AI) dan pemrograman kini telah menjadi bahasa peradaban modern. Karena itu, anak-anak di daerah harus mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkembang dan berpartisipasi dalam revolusi digital global.
Sementara itu, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie memberikan apresiasi kepada Timedoor Academy dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan YCWC 2025. Ia menilai bahwa kompetisi ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang cakap digital serta mampu berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Dari Gorontalo, tanah para pejuang, akan lahir generasi baru yang mampu menjawab tantangan zaman dengan kecerdasan dan inovasi,” ujar Idah.
Lebih lanjut, Wagub menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berkomitmen memperkuat literasi digital melalui berbagai program pendidikan teknologi, baik melalui sekolah, komunitas, maupun lembaga nonformal seperti Timedoor Academy.
“Hari ini kalian adalah bintang masa depan. Jangan takut gagal, karena setiap kesalahan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan,” pesan Idah kepada seluruh peserta.
YCWC Gorontalo 2025 diikuti 38 peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. Para peserta berkompetisi dalam lima kategori, yakni AI Beginner, AI Intermediate, AI Senior, Game Starter, dan Game Beginner. Para juara tingkat provinsi nantinya akan mewakili Gorontalo pada kompetisi tingkat nasional.











