READ.ID – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, bersama tim yang terdiri dari Kepala Bidang PRL dan PSDKP, Koordinator Balai Penataan Ruang Laut (BPSPL) Makassar, serta berbagai penggiat konservasi, melakukan peninjauan dan monitoring aksi transplantasi terumbu karang di perairan Desa Botutonuo, Rabu (11/2/2026) bagian dari Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo.
Dalam kegiatan ini, Aryanto Husain memberikan apresiasi atas kolaborasi antara KOMPAK Barrier Reef dan para penggiat konservasi yang telah menggagas upaya transplantasi terumbu karang di kawasan konservasi tersebut. “Peran aktif dan keterlibatan kelompok masyarakat serta stakeholder adalah langkah nyata dalam mendukung Pembangunan Agro Maritim oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo,” ujar Aryanto.
Transplantasi terumbu karang di Desa Botutonuo memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan laut dan pesisir, serta mengantisipasi dampak perubahan iklim. Terumbu karang yang sehat berfungsi sebagai pelindung alami, meredam gelombang laut, serta mengurangi risiko abrasi, yang pada akhirnya meningkatkan ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim ekstrem.
Selain fungsi ekologis, Aryanto menambahkan bahwa kegiatan ini juga berkontribusi pada penguatan karbon biru (blue carbon), karena ekosistem laut seperti terumbu karang, padang lamun, dan mangrove memiliki kemampuan besar dalam menyerap karbon dan mengurangi emisi penyebab perubahan iklim. “Dengan menjaga dan memulihkan ekosistem ini, kita turut mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fahrul Ulum Amlain, Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PRL&PSDKP) mengungkapkan bahwa transplantasi terumbu karang ini juga berhubungan erat dengan pengembangan ekonomi biru, yang menekankan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan potensi perikanan dan pariwisata bahari di Desa Botutonuo, serta membuka peluang ekonomi baru tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
Pelaksanaan transplantasi terumbu karang ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Presiden menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam melindungi ekosistem laut yang menjadi aset strategis nasional.
Pemerintah daerah Provinsi Gorontalo berharap kegiatan ini menjadi contoh nyata komitmen dalam mendukung kebijakan nasional di bidang lingkungan hidup dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan melestarikan ekosistem laut Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo untuk generasi mendatang.











