BPD Panggil Pemerintah Desa Bahas Dana Rp139 Juta, Kades dan Pengurus BUMDes Kabur tanpa Kabar

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dulukapa untuk membahas dugaan penyelewengan Dana Ketahanan Pangan berlangsung tanpa kehadiran Pemerintah Desa dan jajaran pengurus BUMDes, Sabtu 14/2/2026. 

Sekretaris BPD Dulukapa, Rizan Demanto menyampaikan kegiatan yang seharusnya difasilitasi oleh Pemerintah Desa tetap dilaksanakan oleh BPD meski tanpa dukungan dari pihak terkait.

“Surat dari BPD resmi. Seharusnya Musdesus ini difasilitasi oleh pemerintah desa. Namun kami tidak difasilitasi,” ujar Rizan.

Rizan juga mengungkapkan bahwa Kepala Desa, Direktur BUMDes, Pengawas, serta pengurus dan operasional BUMDes tidak menghadiri forum tersebut tanpa memberikan keterangan resmi secara tertulis.

“Kami menyurat secara resmi. Seharusnya jika tidak hadir, mereka juga memberikan balasan resmi terkait alasan ketidakhadiran. Tapi sampai kegiatan ini berlangsung, tidak ada surat balasan,” tegasnya.

Menurutnya, dugaan penyelewengan Dana Ketahanan Pangan bukanlah persoalan sepele karena bersumber dari Dana Desa yang merupakan uang rakyat dan wajib dipertanggungjawabkan secara transparan.

“Kami memahami bahwa BUMDes merupakan lembaga yang terpisah dari Pemerintah Desa. Namun perlu diingat, Dana Ketahanan Pangan berasal dari Dana Desa. Maka BPD memiliki tanggung jawab pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa, termasuk yang dikelola oleh BUMDes,” ungkap Rizman.

Sementara itu, Kepala Desa Dulukapa, Irwan Moilo, memberikan klarifikasi berbeda terkait polemik tersebut. Ia menyampaikan bahwa pada pertemuan pertama yang diadakan Pemerintah Desa untuk membahas masalah BUMDes, pihak BPD hanya bertemu satu orang sehingga forum tidak dapat dilanjutkan.

“Terkait dengan BUMDes ini, pertemuan pertama sudah saya undang BPD. Namun yang hadir hanya satu orang. Sehingga pertemuannya dibatalkan meskipun pihak Dinas PMD dan Tenaga Ahli sudah hadir,” tambahnya.

Irwan juga menegaskan bahwa pemerintah desa mendesak pengurus BUMDes untuk segera menyusun laporan pertanggungjawaban atas pengelolaan Dana Desa, termasuk Dana Ketahanan Pangan yang menjadi sorotan.

“Terkait penggunaan dan pengelolaan Dana Desa oleh BUMDes, saya sudah sampaikan agar segera membuat laporan pertanggungjawaban. Saat ini mereka sedang menyusunnya,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Direktur dan Pengurus BUMDes Dulukapa belum memberikan tanggapan resmi atas ketidakhadiran mereka dalam Musdesus yang digelar BPD.

Baca berita kami lainnya di