Tak Hanya Menyapu, Wali Kota Gorontalo Ajak Pasukan Kebersihan Rekreasi Bersama Keluarga

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menunjukkan kepeduliannya kepada para petugas kebersihan dengan menggelar kegiatan rekreasi bersama di pantai. Kegiatan ini diikuti sekitar 380 orang, termasuk keluarga para petugas, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga kebersihan Kota Gorontalo.

Dalam sambutannya, Adhan menegaskan bahwa rekreasi bukan sekadar hiburan, tetapi merupakan kebutuhan setiap manusia. Menurutnya, para petugas kebersihan tidak boleh hanya dipandang sebagai pekerja lapangan yang setiap hari “menyambung” atau membersihkan sampah, tanpa pernah diberikan ruang untuk beristirahat dan menikmati kebersamaan bersama keluarga.

“Jangan sampai teman-teman ini hanya tahu bekerja, menyapu, dan membersihkan, tetapi tidak pernah kita ajak rekreasi. Mereka juga manusia, punya keluarga, punya kebutuhan untuk bahagia,” ujar Adhan.

Dalam kesempatan tersebut, Adhan juga menyampaikan perubahan istilah bagi petugas kebersihan. Ia mengusulkan agar sebutan Pasukan Kuning diganti menjadi Pasukan Gerakan Kebersihan Kota Gorontalo.

Menurutnya, perubahan nama ini bukan sekadar simbolik, tetapi sebagai bentuk penghargaan dan penguatan identitas. Petugas kebersihan adalah bagian penting dari gerakan besar menjaga wajah kota, bukan sekadar pekerja penyapu jalan.

“Kita hilangkan istilah pasukan kuning. Kita ganti menjadi Pasukan Gerakan Kebersihan Kota Gorontalo. Ini bentuk penghormatan dan semangat baru,” tegasnya.

Langkah tersebut sekaligus disinergikan dengan komitmen Pemerintah Kota Gorontalo dalam memberantas persoalan sampah. Adhan menyebut, kebersihan kota adalah prinsip yang tidak bisa ditawar.

“Tidak ada pilihan, Kota Gorontalo harus bersih,” tandasnya.

Adhan juga mengungkapkan bahwa setelah Ramadan, Pemkot akan mengintensifkan gerakan kebersihan secara rutin, termasuk pelaksanaan gerakan kebersihan setiap pekan. Bahkan, ia berencana melakukan pemantauan langsung hingga ke seluruh kelurahan untuk memastikan kebersihan menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari camat, lurah, hingga masyarakat.

Ia menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi kepada warga agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh dari diri masing-masing. Menurutnya, tugas menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan rekreasi ini pun diharapkan menjadi agenda berkelanjutan ke depan. Adhan berharap, siapapun yang kelak memimpin Kota Gorontalo dapat melanjutkan tradisi positif ini sebagai bentuk perhatian terhadap para petugas kebersihan.

Melalui rekreasi sederhana ini, Pemerintah Kota Gorontalo menegaskan bahwa para petugas kebersihan adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar pemerintah daerah setara dan layak mendapatkan perhatian, penghargaan, serta kebahagiaan.

Baca berita kami lainnya di