READ.ID – Pemandangan berbeda terlihat di depan Mapolda Gorontalo menjelang waktu berbuka puasa, Selasa (24/02). Sejumlah personel Ditlantas Polda Gorontalo tampak berdiri di tepi jalan, membuat beberapa pengendara sempat mengira sedang berlangsung razia rutin.
Namun dugaan tersebut keliru. Kehadiran aparat kepolisian sore itu bukan untuk melakukan penindakan, melainkan membagikan takjil kepada para pengguna jalan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Lukman Cahyono, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan bentuk kepedulian serta pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Dengan sikap ramah dan penuh senyum, personel membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.
Salah seorang pengendara, Rina, mengaku awalnya merasa khawatir ketika melihat petugas berdiri di pinggir jalan. “Saya kira ada razia, ternyata dibagikan takjil. Alhamdulillah, terima kasih untuk bapak dan ibu dari Ditlantas Polda Gorontalo,” ujarnya sambil tersenyum.
Kombes Pol. Lukman Cahyono menambahkan, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebatas pada penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam tugas penindakan, tetapi juga dalam kegiatan sosial. Ramadan adalah momen untuk berbagi dan memperkuat silaturahmi,” ungkapnya usai kegiatan.
Selain membagikan takjil, personel Ditlantas juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara santun kepada para pengendara agar tetap tertib berlalu lintas serta bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan.
Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran polisi yang kerap diasosiasikan dengan penertiban, kali ini justru menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Melalui aksi sederhana tersebut, Polda Gorontalo berharap kedekatan emosional dengan masyarakat semakin terbangun dan Ramadan dapat dijalani dalam suasana yang aman, nyaman, serta penuh keberkahan.











