READ.ID – Pemerintah Kota Gorontalo mengimbau masyarakat menggunakan lampu hias berwarna kuning saat puncak Festival Tumbilotohe. Warna ini diharapkan sama dengan warna lampu botol yang menjadi ciri khas tradisi tersebut.
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, mengatakan penggunaan warna kuning bertujuan agar suasana Tumbilotohe tetap terlihat seragam dan sesuai dengan tradisi yang sudah ada sejak lama.
Menurutnya, masyarakat boleh menggunakan lampu listrik untuk menghias rumah atau lingkungan. Namun, warna lampu yang digunakan diharapkan tetap kuning seperti lampu botol.
“Boleh pakai lampu listrik, tapi kalau boleh harus lampu listrik yang lampunya sama dengan warna lampu itu, jadi kuning. Tidak boleh warna lain,” jelasnya pada media, Minggu (08/03/2026).
Ia menjelaskan, jika semua lampu menggunakan warna yang sama, maka Kota Gorontalo akan terlihat lebih terang dan indah saat malam Tumbilotohe.
Selain memperindah suasana, penggunaan lampu kuning juga menjadi cara untuk menjaga tradisi yang diwariskan oleh para leluhur.
Indra mengatakan Tumbilotohe bukan hanya sekadar menyalakan lampu, tetapi juga memiliki makna keagamaan bagi masyarakat Gorontalo.
Karena itu, ia mengajak masyarakat mengisi malam Tumbilotohe dengan kegiatan keagamaan seperti ceramah, tausiah, dan zikir sebelum menyambut malam takbiran.











