READ.ID – Di tengah euforia peringatan HUT ke-298 Kota Gorontalo, Wali Kota Adhan Dambea memberikan perhatian serius terhadap tantangan pola asuh anak di era digital. Ia mengingatkan bahwa peran orang tua sangat vital sebagai benteng pertahanan pertama bagi generasi muda.
Dalam agenda silaturahmi bersama warga di Kecamatan Kota Barat Jumat (3/4) malam, Adhan menegaskan bahwa internet dan pergaulan bebas kini menjadi ancaman nyata yang harus diwaspadai secara kolektif oleh setiap keluarga.
Menurut Adhan, ketergantungan anak terhadap perangkat teknologi saat ini sudah masuk dalam tahap yang mengkhawatirkan. Ia mengimbau agar orang tua tidak perlu merasa iba yang berlebihan saat harus membatasi penggunaan handphone pada anak.
“Sepuluh kali anak menangis karena tidak diberikan HP itu tidak apa-apa, daripada masa depan mereka yang hancur. Ini adalah pilihan sulit namun perlu diambil oleh setiap orang tua,” tegas Adhan Dambea dalam arahannya di hadapan warga.
Tak hanya soal tantangan digital, Wali Kota juga menyoroti kerentanan remaja terhadap pengaruh lingkungan yang bertentangan dengan norma agama dan sosial. Adhan menyebut adanya indikasi kelompok tertentu yang secara masif mencoba menggiring anak muda ke arah pergaulan salah dan perilaku menyimpang.
Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan intervensi langsung dari lingkungan keluarga sebelum semuanya terlambat.
“Jika sudah ada indikasi anak-anak salah dalam pergaulan, harus segera diarahkan dan diintervensi. Jangan sampai dibiarkan hingga masa depan mereka rusak. Hal-hal yang menyimpang ini ada kelompok penggeraknya, sehingga hanya orang tua yang mampu menjadi garda terdepan untuk melindungi mereka,” tambahnya lagi.
Menutup arahannya, Adhan Dambea mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Gorontalo untuk memperkuat kembali fungsi keluarga sebagai institusi pendidikan karakter.
Melalui ketegasan dalam pengawasan aktivitas digital dan lingkungan pergaulan, diharapkan lahir generasi baru Kota Gorontalo yang tidak hanya memiliki daya saing tinggi, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.











