READ.ID – Suasana penyusunan Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah dan Musrenbang malam ini diwarnai teguran keras dari Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, Rabu Malam (1/4).
Di hadapan para pimpinan OPD, Adhan meluapkan kekecewaannya atas insiden sejumlah ASN yang melakukan protes dan keributan di Bank BTN terkait pemotongan cicilan utang.
Adhan menilai perilaku tersebut sangat kontradiktif dengan semangat kerja untuk rakyat yang tengah digaungkan pemerintah kota dalam perencanaan pembangunan tahun 2026.
Menurutnya, integritas ASN dalam mengelola kewajiban pribadi mencerminkan profesionalisme dalam mengelola daerah.
”Bikin malu, ribut di BTN karena tidak mau dipotong utang. Padahal utang itu tanggung jawab dunia akhirat. Saya minta pimpinan OPD catat dinas mana yang pegawainya begitu,” cetus Adhan.
Wali Kota dua periode pun mengancam akan membatalkan TPP bagi ASN yang tidak disiplin dan menjaga etika di ruang publik.
Baginya, peningkatan PAD dan fokus pembangunan kantor baru hanya bisa dicapai jika mentalitas aparatur diperbaiki dan berhenti mengeluh dalam menjalankan tugas.
Adhan berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi dan minta pimpinan OPD untuk menertibkan stafnya.











