Anggota Legislatif DPRD Kota Gorontalo Bawa Aspirasi Reses ke Dinas PUPR

DPRD Kota Gorontalo

READ.ID – Setelah menemui dan bertatap muka langsung dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Selatan dan Hulonthalangi serangkaian agenda reses masa sidang ke tiga tahun 2022.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo, Ariston Tilameo, Muksin Brekat, Heriyanto Thalib, Tien Suharti Mobiliu, dan Selvi Mantu,  membawa aspirasi yang ditampung ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo.

Ariston Tilameo menyampaikan ada beberapa hal yang sangat penting dan mendesak  dikeluhkan oleh masyarakat Kecamatan Kota Selatan, dan Kecamatan Hulonthalangi.

Pertama akses jalan menuju pasar beringin di Kelurahan Biawu Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo harus dianggarkan segera dan dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023. Ariston melanjutkan pasar tersebut sudah ada sejak 2019.

“Menindaklanjuti hasil reses makanya Dapil Kota Selatan, Hulonthalangi mengundang OPD terkait tentang aspirasi masyarakat. Kita menyampaikan pertama yaitu untuk segera memikirkan menganggarkan dan menjadwalkan pekerjaan pasar beringin yang sudah tiga tahun dibangun tapi tidak bisa dimanfaatkan. Permintaan masyarakat mengenai jalan akses ke pasar tersebut kita minta 2023 ini untuk segera mengadakan jalan akses,” Kata Ariston usai berdialog dengan Dinas PUPR Kota Gorontalo, Rabu (31/8/2022).

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Gorontalo ini melanjutkan, pengadaan kantor camat Hulonthalangi harus segera dipikirkan pemerintah kota. Menurutnya Kantor camat sudah tidak layak lagi. Pihaknya meminta harus ada pekerjaan di 2023.

“Pembangunan kantor camat, selama ini kantor camat itu kalau kita lihat sudah tidak representative hanya ngontrak, tempatnya kecil,” jelas Ariston.

Politsi PDIP ini menambahkan jembatan penghubung Kelurahan Donggala dan Kelurahan Sipatana, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo sudah mulai ambruk. Sudah satu tahun jalan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda tiga.

“Jembatan yang ada di Donggala, jembatan tersebut sudah putus dan sudah tidak bisa dilalui oleh roda empat. Kecuali bentor dan motor. Ini harus segera juga. Kala perlu di tahun 2022 ini harus ada antisipasi dari pemerintah,” pungkasnya.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60