READ.ID – Melalui Desa Gemilang, mahasiswa KKN meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Di Desa Bulota, pada tahun 2023 tercatat 12 balita dengan kondisi gizi buruk, sedangkan pada tahun 2024 masih ditemukan 6 balita dengan kondisi tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemenuhan gizi dan pencegahan stunting masih membutuhkan perhatian bersama.
Mahasiswa KKN kemudian memberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pentingnya periode 1.000 HPK. Edukasi juga menyasar anak-anak melalui kegiatan sosialisasi “Isi Piringku” di TK Sakura Desa Bulota dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Selain persoalan gizi, Tim KKN memberikan perhatian terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba melalui program Desa Bersinar.
Berdasarkan pemetaan BNN, Desa Bulota berada dalam status siaga terkait persoalan narkoba. Karena itu, edukasi dilakukan sejak usia sekolah melalui sosialisasi bahaya narkoba kepada siswa SDN 7 Telaga Jaya.
Kegiatan kemudian diperkuat melalui sosialisasi pembentukan Desa Bersinar dengan menghadirkan pemateri dari BNN. Tim KKN juga mendorong rencana pencanangan relawan antinarkoba serta menghadirkan baliho infografis sebagai media informasi publik mengenai bahaya narkoba.
Program Desa Berdaya hadir sebagai salah satu alternatif menghadapi kondisi kekeringan yang turut memengaruhi aktivitas berkebun masyarakat.
Mahasiswa KKN memperkenalkan sistem pertanian hidroponik sebagai pilihan budidaya dengan penggunaan lahan dan air yang lebih terukur. Kegiatan ini turut menghadirkan pemateri dari Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo.
Program tersebut tidak hanya memperkenalkan teknik hidroponik, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Konsep “supermarket gratis” diperkenalkan untuk menggambarkan pekarangan rumah yang dapat menghasilkan berbagai kebutuhan pangan secara mandiri.
Berbagai program tersebut dirancang sebagai langkah awal untuk membangun kesadaran dan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan. Pelaksanaannya mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank SulutGo, pemerintah desa, BNN, Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, pihak sekolah, tenaga pendidik, kader masyarakat, serta warga Desa Bulota.
Melalui Desa Gemilang, Desa Bersinar, dan Desa Berdaya, mahasiswa KKN Tematik II UNG berupaya memberikan kontribusi dalam bidang kesehatan dan gizi, perlindungan generasi muda, serta ketahanan pangan keluarga.
Ketiga gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun Desa Bulota yang lebih sehat, aman, mandiri, dan berdaya.











