READ.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengungkapkan bahwa, hingga saat ini sebanyak 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Gorontalo telah ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional.
Penutupan dapur MBG tersebut disebabkan oleh belum terpenuhinya sejumlah persyaratan utama, di antaranya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum sesuai standar serta belum dimilikinya atau belum terpenuhinya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPPG di wilayah kabupaten/kota, Rabu (8/4/2026). Ia menegaskan bahwa sidak dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai ketentuan.
“Kami sejak subuh sudah turun langsung untuk mengecek SPPG yang belum memenuhi standar. Dari hasil pemantauan, masih ditemukan beberapa yang belum sesuai,” ujar Idah.
Sebagai tindak lanjut, selaku Ketua Satgas MBG Provinsi Gorontalo, Idah mengusulkan agar dilakukan pertemuan bersama antara pimpinan yayasan, kepala SPPG, serta tenaga ahli gizi. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memberikan arahan sekaligus penguatan kapasitas dalam penerapan standar operasional di lapangan.
Langkah ini dinilai penting mengingat dampak dari penutupan sementara SPPG tidak hanya pada aspek pelayanan, tetapi juga berimplikasi pada investasi yang telah dikeluarkan serta aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk tenaga kerja dan para pemasok bahan pangan seperti ikan, sayur, dan komoditas lainnya.
“Rencana ini sudah saya laporkan kepada Bapak Gubernur dan saat ini sedang didiskusikan bersama Dinas Kesehatan dan BPOM. Kami akan melihat kesiapan anggaran, namun pada prinsipnya kegiatan pembinaan seperti bimbingan teknis sangat penting agar pemahaman teori dapat sejalan dengan praktik di lapangan,” jelasnya.
Diketahui, jumlah SPPG yang ditutup sebelumnya sebanyak 16 unit, kemudian bertambah sembilan unit, sehingga total menjadi 25 SPPG yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
Adapun sidak yang dilakukan Wagub di empat SPPG ini turut didampingi Tim Satgas MBG terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dan jajaran, serta Kepala Balai POM wilayah Gorontalo.



