READ.ID – Rencana program Satu Desa Satu Dai yang diinisiasi Dewan Dakwah Islamiah Indonesia (DDII) Pusat bersama pengurus DDII Provinsi Gorontalo mendapat sambutan positif dari Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga.
Hal itu disampaikan Saipul saat menerima kunjungan silaturahmi rombongan DDII Pusat yang dipimpin Wakil Ketua Umum I DDII, Imam Zamroji, pada Senin (13/04/2026) di ruang kerja bupati.
Dalam pertemuan tersebut, Imam Zamroji menjelaskan bahwa kunjungan ke Kabupaten Pohuwato bertujuan untuk menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dalam merealisasikan program Satu Desa Satu Dai.
“Insyaallah kami akan berkolaborasi antara Dewan Dakwah dan pemerintah daerah untuk mewujudkan cita-cita menghadirkan satu desa satu dai,”ungkapnya
Menurutnya, program tersebut bertujuan memperkuat pembinaan keimanan dan ketakwaan masyarakat. Kehadiran para dai di setiap desa diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam membina umat serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini DDII telah mengembangkan program pendidikan melalui Akademi Dakwah Indonesia yang tersebar di berbagai daerah.
“Di Indonesia sudah ada 30 titik Akademi Dakwah Indonesia. Jika Pohuwato dapat menyelenggarakan program ini, maka akan menjadi titik ke-31,”jelasnya.
Untuk merealisasikan program tersebut, diperlukan dukungan fasilitas berupa lokasi kampus dan asrama sebagai pusat pendidikan. Calon peserta nantinya akan direkrut dari lulusan SMA, madrasah aliyah, pondok pesantren, maupun remaja masjid, untuk mengikuti pendidikan selama satu tahun.
“Bagi peserta yang memenuhi kualifikasi, akan diberi kesempatan melanjutkan studi ke Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir dengan beasiswa, sebelum kembali mengabdi di daerah,”tambahnya.
Sementara itu, Bupati Saipul menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh program tersebut. Ia menilai kehadiran dai di setiap desa sangat penting dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.
“Pemerintah daerah sangat menyambut baik dan siap mendukung program ini. Ke depan, peran dai sangat dibutuhkan untuk membina masyarakat, seiring dengan perkembangan zaman yang semakin pesat,”ujarnya
Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mengupayakan penyediaan lokasi sebagai pusat pendidikan dakwah di Pohuwato.
Ia berharap program ini dapat segera direalisasikan, sehingga mampu mencetak generasi dai yang berkualitas dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus DDII Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato, di antaranya Wakil Ketua DDII Provinsi Gorontalo Abd. Razak Husain, Sekretaris Rizal Saleh Rahmola, Bendahara H. Ramlan Nusi, serta Ketua DDII Pohuwato, Ust. Arman Lamasai, bersama para dai pengabdian dari berbagai daerah.











