Cetak KK Pakai Kertas Biasa, Dukcapil Hemat Rp900 Miliar

KK Pakai Kertas Biasa

READ.ID – Dengan digitalisasi, pencetakan Kartu Keluarga (KK) pakai kertas biasa, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri telah melakukan penghematan uang negara sebesar Rp900 miliar.

“Dulu dokumen KK berwarna biru sekarang dengan kertas putih biasa dengan TTE atau Tanda Tangan Elektronik, sekarang KK pakai kertas biasa,” kata Zudan Arif Dirjen Dukcapil.

Ia menambahkan, tidak ada lagi cap dan tanda tangan basah bahkan filenya bisa dicetak sendiri semuanya asli tak perlu legalisir.

Setiap waktu dibutuhkan bisa di-print out ulang oleh masyarakat.

Semua itu bisa dilakukan karena Dukcapil sudah menghapuskan penggunaan kertas security diganti dengan kertas putih biasa.

“Revolusi cetak dokumen kependudukan dengan kertas putih ternyata menghemat miliaran dana APBN,” Tegas Zudan Arif.

Ia mengaku selama dua tahun terakhir Dukcapil berhasil menghemat Rp900 miliar, dengan cara ini Dukcapil bertransformasi seperti perbankan, mendorong pelayanan lebih cepat, bisa 24 jam sehari karena sudah ada ADM, yaitu mesin ATM-nya Dukcapil.

Pemohon bisa mencetak dokumen dari Anjungan Dukcapil Mandiri. Saat ini sebanyak 210 mesin ADM beroperasi di seluruh Indonesia.

Namun dirinya berpesan di era satu data kependudukan ini yang harus dijaga adalah perlindungan rahasia data pribadi.

“Masyarakat berperan penting agar data pribadi tidak beredar di mana-mana. KTP-el, KK NIK, nomor handphone, rekening bank, banyak sekali di mesin pencarian Google. Ini karena masyarakat sering meng-upload data pribadi mereka lewat WA, Line, IG, FB atau Telegram. Maka kurangi itu, yang di-upload cukup nama dan NIK saja. Jangan foto selfie dengan dokumen kependudukan kita,” katanya mengingatkan. (Rls/Rully)