Dansat Brimob Gorontalo berharap penambahan Batalyon di Wilayah Pohuwato

Brimob Gorontalo

READ.ID – Di Hari Ulang Tahun ke 76 Korps Brimob Polisi Republik Indonesia, Komandan Satuan Brimob Polda Gorontalo Kombes Pol. Muhammad Ridwan, S.I.K., berharap adanya penambahan satu batalyon lagi dan perekrutan besar-besaran personil Satbrimob Gorontalo.

Hal tersebut menurutnya menjadi salah satu cara untuk lebih mengembangkan struktur dalam satuan Brimob di Provinsi Gorontalo.

Dalam rangka HUT Brimob ini, Komandan Satuan Brimob Polda Gorontalo Kombes Pol. Muhammad Ridwan berharap struktur Satbrimob Gorontalo ini akan berkembang menjadi lebih baik

“dengan adanya tambahan satu batalyon yang rencananya akan dibentuk di daerah kecamatan Paguat kabupaten Pohuwato, saya berharap struktur Satbrimob Gorontalo akan menjadi lebih besar” ujar Muhammad Ridwan usai mengikuti Upacara HUT ke 76 korps brimob Polri.

Upacara dipimpin langsung oleh kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo di Mako Brimob Polda Gorontalo melalui virtual. Minggu (14/11/2021)

Ia pun menerangkan sebenarnya dalam satu batalyon Korps satuan Brimob paling banyak membutuhkan 2000 personil dengan minimal 300 jumlah personil.

Sedangkan saat ini anggota satbrimob Gorontalo masih terbilang sangat kurang sehingga perlu untuk adanya penambahan personil berikut juga penambahan batalyon yang direncanakan akan dibangun di kecamatan Paguat kabupaten Pohuwato.

Lebih lanjut, Muhammad Ridwan menjelaskan saat ini Satbrimob Gorontalo hanya memilik Dua batalyon yaitu batalyon pelopor dan batalyon Destamen Gegana, sedangkan saat ini Polda Gorontalo telah dinaikkan tipe menjadi tipe A, yang tentunya Satbrimob Gorontalo juga harus menyesuaikan sehingga perlu adanya penambahan Batalyon.

“Saat ini satu batalyon itu, sudah kita siapkan dan telah kita laporkan ke korps Brimob Pusat untuk pembentukan batalyon ini, dan kita butuh minimal 20 hektar tanah. Saat ini yang baru kita dapat setelah kita mendapatkan hibah tanah yaitu seluas 10 hektar di daerah Paguat,” ungkap Muhammad Ridwan

“Mungkin untuk sementara waktu kita bentuk dulu menjadi kompi, kedepan ketika nanti kita dapat dukungan baik dari polda maupun dari pemerintah daerah, mungkin bisa kita realisasikan untuk pembentukannya,” tutupnya