Defisit Anggaran, Roni Minta Pemda fokus Peningkatkan PAD

READ.ID – Wakil Ketua 2 DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran mendorong pemerintah daerah setempat dapat menjaga kestabilan keuangan daerah, salah satunya dengan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Hal ini menyusul adanya informasi ketetapan pagu anggaran dari pemerintah pusat terkait penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Gorontalo Utara tahun 2023 sebesar Rp 393 Miliar.

“Tahun depan berbeda penggunaannya dengan yang lalu. Kalau yang sebelumnya DAU itu terserah kita mau digunakan untuk apa, tetapi sekarang harus diprioritaskan belanja pegawai disitu,” ujar Roni.

Dirinya menjelaskan, saat ini sudah ada arahan untuk penggunaan anggaran. Dimana, dari total anggaran Rp 393 Miliar, Rp 60 Miliar dikhususkan untuk biaya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), termasuk guru dan tenaga kesehatan.

“Di proyeksikan Rp 60 miliar itu bisa membiayai kurang lebih 500 sampai 600 PPPK dalam setahun,” ucap Roni.

Disamping itu, dana pendidikan diproyeksikan sebesar Rp 49 Miliar, Kesehatan 40 Milyar dan belanja modal untuk Dinas Pekerjaan Umum sebesar 24 Miliar.

Sementara itu, sisanya anggaran Rp 217 Miliar akan didistribusikan kesemua kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk belanja Pegawai, zona cadangan, pembayaran utang dan anggaran dana desa.

“Cukup tidak itu? belanja pegawai saja tahun ini kurang lebih 297 Miliar. Mudah-mudahan bagi hasil PAD kita bisa meningkat,” terangnya.

Demi mengurangi ketergantungan fiskal tersebut, Roni meminta pemerintah daerah, terutama Bupati untuk lebih serius dalam melakukan penilaian terhadap kinerja OPD dalam meningkatkan PAD.

“Kalau itu tidak naik, ya kita akan kesulitan dalam penganggaran. Karena PAD kita ini belum mencapai empat persen dari dana transfer,” tandasnya.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60