READ.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, cepat, dan aman. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Pemkot resmi meluncurkan program layanan mobile yang menjangkau seluruh 50 kelurahan di wilayah Kota Gorontalo.
Program “jemput bola” ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Gorontalo untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak akses identitas kependudukan dengan lebih mudah tanpa harus menempuh birokrasi yang panjang.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Gorontalo, Yusrianto Kadir, menjelaskan bahwa sasaran utama dari gerakan ini adalah perekaman KTP-el bagi warga berusia 16 tahun ke atas serta akselerasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Layanan ini kami hadirkan untuk memotong jarak birokrasi. Petugas kami turun langsung ke tengah masyarakat di 50 kelurahan agar proses administrasi kependudukan menjadi lebih efisien,” ungkap Yusrianto.
Selain mempermudah akses, aktivasi IKD menjadi poin krusial dalam sosialisasi ini. Penggunaan identitas digital dinilai jauh lebih aman dan mampu melindungi warga dari berbagai modus penipuan, seperti permintaan pembaruan data melalui telepon oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Integrasi data kependudukan ini juga membawa dampak sosial yang signifikan. Disdukcapil bersinergi erat dengan Dinas Sosial untuk memastikan basis data warga kurang mampu di Kota Gorontalo tetap akurat dan terbarui (up-to-date).
Dengan data yang valid, penyaluran berbagai program bantuan sosial diharapkan dapat terlaksana dengan lebih transparan dan tepat sasaran. Langkah inovatif ini semakin mempertegas posisi Kota Gorontalo sebagai daerah yang mengedepankan tata kelola pemerintahan berbasis digital demi kesejahteraan dan keamanan seluruh lapisan masyarakat.











