READ.ID — Duka atas tragedi Drag Race yang menewaskan sembilan orang menggema dalam doa dan dzikir bersama Pemerintah Kota Kotamobagu di Masjid Agung Baitul Makmur, Rabu (19/8/2026). Doa bersama tersebut sekaligus menjadi ungkapan syukur atas rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung aman dan lancar.
Suasana syukur dalam kegiatan tersebut turut diselimuti keprihatinan menyusul tragedi Drag Race di Kelurahan Upai yang merenggut sembilan nyawa warga Kotamobagu dan Bolaang Mongondow. Pemerintah bersama masyarakat mendoakan para korban agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib mengatakan doa juga dipanjatkan bagi para korban yang masih menjalani perawatan medis agar segera diberikan kesembuhan. “Selain mendoakan korban meninggal, doa juga dipanjatkan bagi para korban yang masih menjalani perawatan medis agar segera diberikan kesembuhan,” ungkap Weny.
Didampingi Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, Weny berharap keluarga korban diberikan kekuatan, ketabahan dan perlindungan dalam menghadapi musibah tersebut. “Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan diampuni segala dosanya,” ujar Weny saat menyampaikan doa untuk para korban.
Weny menjelaskan, doa dan dzikir bersama juga menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas suksesnya seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan berlangsung khusyuk dan dihadiri Ketua TP-PKK Rindah Gaib Mokoginta, Sekda Sofyan Mokoginta, jajaran pejabat serta ratusan ASN Pemkot Kotamobagu.



