DPRD Gorontalo Utara Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2020

LKPJ Gorontalo Utara

READ.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menggelar rapat paripurna penyampaian Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gorut tahun anggaran 2020.

Rapat dilaksanakan di aula gedung DPRD pada Selasa (04/05/2021), yang di hadiri oleh Bupati Gorut Indra Yasin, jajaran TNI, kepolisian dan dinas-dinas terkait.

Ketua DPRD Gorontalo Utara Djafar Ismail membuka dengan resmi rapat ke 3 penyampaian LKPJ tahun 2020.

“Setelah melintasi rapat paripurna ke 2, dimana seluruh fraksi telah menyampaiakan pandangan umum yang berisi tanggapan,saran serta usul sehubungan dengan penyampaian nota pengantar Bupati Gorut terhadap LKPJ,” Jelas Djafar.

Selain itu, Bupati Indra Yasin dalam sambutannya menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh fraksi melalui juru bicara masing-masing fraksi yang telah memberikan persetujuan terhadap LKPJ kepala daerah 2020.

“Tentu kepada semua anggota fraksi Dewan melalui juru bicara masing-masing fraksi yang telah memberikan persetujuannya atas LKPJ kepala daerah tahun 2020, saya mengucapkan banyak terima kasih, “ungkap Bupati.

Dirinya menjelaskan penyampaian LKPJ ini merupakan amanah pemerintah Republik Indonesia nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelnggaraan pemerintah daerah yang kemudian pelaksanaannya pada permendagri nonor 18 tahun 2020.

Bupati Indra Yasin memberikan beberapa jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dan masukan yang di tujikam keoada pemerintah daerah.

“Yang pertama mengenai tanggapan LKPJ sudah sesuai perundang-undangan, yang kedua mengenai jaringan irigasi yang sudah di sampaikan kepada kepala dinas ada sedikit kesalahan dan akan di diskusikan kembali pada saat pembahasan LKPJ kususnya lokasi di Biawu, “Jelas Indra.

Ia menuturkan juga kusus untuk angka kematian ibu pemerintah daerah sudah melakukan berbagai langkah-langkah stategis untuk menekan angka kematian ibu. Langkah yang di ambil yaitu menginstruksikan kepada bidan harus tinggal di desa dan melakukan pelatihan-pelatihan penanganan kusus untuk obi melahirkan

Bupati Gorut itu berharap upaya pemerintah ini bisa menekan masalah angka kematian ibu.

(Tutun/RL/Read)