Tanggal04/06/2020

DPRD Provinsi Gorontalo Monitoring Stabilitas Harga Jagung

Komisi II DPRD mengunjungi PT. Gorontalo Pangan Lestari di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Selasa (19/05).

READ.ID – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo monitoring stabilitas harga jagung di tengah pandemi virus corona.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Gorontalo
POSITIF
118 +10
DIRAWAT
83
SEMBUH
29
MENINGGAL
6
Sumber data : Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Update terakhir : 3 Juni 2020 14:00 WITA

Hal tersebut dilakukan dengan mengunjungi PT. Gorontalo Pangan Lestari di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Selasa (19/05).

“Kami melakukan pemantauan langsung sejauh mana dampak dari Covid-19 terhadap harga jagung di pasaran yang menjadi salah satu komoditi unggulan Gorontalo,” ujar Anggota Komisi II, Yeyen Sidiki.

Politisi Golkar ini menuturkan, peninjauan tersebut merupakan fungsi kontrol pihaknya sebagai anggota legislatif di Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo.

Saat di lapangan, komisi II sendiri mendapat informasi dari pihak pabrik, harga jagung di pasaran kini mencapai Rp. 3 050 per kilo. Padahal, sebelumnya, yakni tiga minggu terakhir hanya berkisar Rp 2.950 per kilo.

Kunjungan ini juga, kata Yeyen, sebagai informasi bagi komisi II untuk memprediksikan sejauh mana lonjakan harga jagung jika pandemi ini terus berlangsung.

Kepada PT. Gorontalo Pangan Lestari, Komisi II juga meminta agar aktivitas perusahan senantiasa memperhahatikan protokol kesehatan saat masa pandemi Covid-19.

“Komisi II mengingatkan kepada pihak pabrik tetap mengedepankan kesehatan para pekerjanya dengan melaksanakan protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah, baik itu anjuran cuci tangan hingga penggunaan masker di wilayah pabrik,” pungkasnya. (Adv/Aden/RL/Read)