DVI Mabes Polri Alami Kendala Identifikasi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Kebakaran Lapas Tangerang

READ.ID – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri masih mengalami kendala identifikasi korban kebakaran di Lapas Tangerang.

Pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut mengaku bahwa hingga saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap penyebab kebakaran.

Meskipun tim DVI telah berhasil mengidentifikasi lima orang, korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang dan telah mengantongi 44 sampel DNA, yang didapat dari pihak keluarga. Namun, pihaknya masih menemukan berbagai kesulitan.

Sespusdokkes Polri, Kombes Pol Pramujoko mengatakan bahwa ada sejumlah kendala yang dirasakan tim DVI dalam proses identifikasi jenazah korban.

“Kendala yang dihadapi salah satunya jika data ante mortem tidak lengkap,” kata Kombes Pol Pramujoko.

Ia menjelaskan, kendala yang ditemukan secara praktis, yaitu jika korban memiliki tato, tetapi pihak keluarga tidak memiliki foto korban yang khas memiliki identitas tertentu.

“Contohnya jika korban memiliki tato tapi pihak keluarga tidak punya foto yang khas, itu bisa menjadi kendala,” ucapnya.

Selain kendala pada data ante mortem, Sespusdokkes Polri Kombes Pol Pramujoko menjelaskan bahwa tim DVI kerap mengalami kendala identifikasi jika kondisi jenazah tidak utuh.

Namun, ia menyebutkan bahwa seluruh kendala tersebut dapat diatasi dengan kemajuan teknologi, yaitu tes melalui sampel DNA, seperti yang terjadi terhadap dua WNA yang menjadi korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.

“Kan bisa diperiksa di luar negeri dan nanti dikirimkan hasil pemeriksaan DNA tersebut yang kemudian bisa dibandingkan dengan korban disini,” katanya.

Intinya yang menjadi kendala terbesar itu jika pengumpulan data ante mortem dan kondisi jenazah tidak lengkap. (rls/Rully)