READ.ID – Petugas Bandara Djalaluddin Gorontalo berhasil menggalkan pengiriman emas batangan yang diduga diseludupkan oleh perseorangan.
Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo, Joko Harjani, mengungkapkan bahwa penemuan tersebut terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, di Gedung Kargo Bandara.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan lima keping emas batangan yang terdeteksi mencurigakan di layar X-ray sekitar pukul 11.13 WITA.
Dalam dokumen pengiriman, paket itu ditulis sebagai kiriman kue kering. Namun, setelah diperiksa, isi barang ternyata tidak sesuai dengan keterangan di dokumen.
Petugas kemudian membuka paket tersebut untuk diperiksa langsung. Pemeriksaan dilakukan dengan disaksikan pihak ekspedisi dan pengelola kargo.
Hasilnya, petugas menemukan total lima keping emas batangan yang dibungkus plastik dan disembunyikan di dalam satu kaleng biskuit. Sementara empat kaleng lainnya hanya berisi biskuit biasa.
Berdasarkan hasil penimbangan di Pegadaian, berat masing-masing keping emas tersebut yakni 0,12 gram, 95,16 gram, 146,17 gram, 3,68 gram, dan 754,91 gram, dengan total keseluruhan mencapai 1.000,04 gram atau sekitar 1 kilogram.
Paket tersebut diketahui dikirim oleh seseorang dan rencananya akan dikirim menggunakan pesawat Lion Air rute Gorontalo–Makassar–Jakarta pada pukul 14.50 WITA.
Setelah ditemukan, pihak bandara langsung berkoordinasi dengan polisi kawasan Bandara serta pihak Polres Gorontalo. Selanjutnya, Barang bukti emas batangan itu kemudian diserahkan ke Kasat Reskrim untuk ditangani lebih lanjut, saat penyeraan disaksikan oleh Kapolsek Kawasan Bandara dan perwakilam pengelola kargo.
Kasat Reskrim Polres Gorontalo, AKP Andrean Pratama, mengatakan kasus ini sudah masuk tahap penyidikan.
“Saksi yang sdh diperiksa ada 5 orang, sudah ke tahap penyidikan, saat ini penyidik melakukan pengembangan untuk menelusuri dari mana barang tersebut didapat,” tutupnya.











