GenPi Pastikan Program Kemenparekraf Tepat Sasaran

Program Kemenparekraf Tepat Sasaran

READ.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berharap komunitas Generasi Pesona Indonesia (GenPi) turut memantau dan membantu memastikan program-program yang digagas oleh Kemenparekraf/Baparekraf bisa tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.

Ia menjelaskan Kemenparekraf hadir dengan kebijakan yang berkeadilan kepada masyarakat yang membutuhkan. Seperti, program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) sebesar Rp60 miliar yang pendaftaran resminya dibuka pada Jumat (4/6/2021). Kemudian, program Dana Hibah Pariwisata yang tahun ini akan diperluas dan diperbesar jumlahnya menjadi Rp3,7 triliun, serta berbagai program Kemenparekraf lainnya.

expo

“Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini memberikan rezeki bagi 34 juta masyarakat Indonesia.  Kita harus bangkitkan sektor pariwisata, kita harus pulihkan ekonomi kreatif. Untuk itu, saya harap GenPi mampu menjadi agen yang memastikan pengawalan dari program tersebut tepat sasaran,” katanya.

Seperti diketahui, GenPi merupakan sebuah komunitas yang memiliki ketertarikan di bidang pariwisata. Terbentuk pada 2016, dan tersebar di 34 provinsi di Indonesia. GenPi juga secara aktif membantu mengembangkan desa wisata yang ada di Indonesia, baik dari sisi promosi secara digital maupun edukasi.

Ia juga ingin GenPi dapat memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik di tiap destinasi wisata. Lalu, berkaitan dengan kampanye #DiIndonesiaAja tidak hanya sebuah kampanye program pariwisata dan ekonomi kreatif, tetapi #DiIndonesiaAja juga akan menjadi movement atau pergerakan besar yang dimotori oleh komunitas GenPi.

“Saya ingin GenPi juga turut berpartisipasi dalam memastikan penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan baik. Jangan berkerumun, jangan bergerombol. Dan GenPi yang memiliki perwakilan di 34 provinsi dan 200 lebih kabupaten/kota, saya tugaskan hari ini untuk menjadi mitra pentahelix dari kebijakan-kebijakan untuk membangkitkan sektor pariwisata dan kepulihan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu, mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa menjalankan programnya sendiri, perlu ada kolaborasi dan dukungan dari unsur pentahelix, salah satunya komunitas Genpi.

“Kita tahu bahwa sektor pariwisata ini adalah sektor yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Oleh karena itu, pemerintah tidak mungkin bisa sendirian. Ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dengan Genpi yang berada di garda terdepan untuk memberitakan dan menebar harapan dan optimisme kepada masyarakat di tengah pandemi,” katanya.