Date:August 10, 2020

Gugus Tugas Covid-19: Total 6 Pasien Meninggal Dunia di Gorontalo

Pasien Meninggal Gorontalo

READ.ID – Berdasarkan data dari gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo hingga Selasa 6 Juni 2020, ada total 6 pasien meninggal dunia yang dinyatakan positif virus corona.

Pasien yang meninggal dunia yakni pertama, pasien 05, laki-laki, umur 60 tahun, asal Kelurahan Tomolabutao, Kecamatan dungingi, Kota Gorontalo. Pasien 05 meninggal dunia pada 24 April 2020 lalu. Pasien memiliki riwayat perjalanan dari Kalimantan dengan Kapal Sabuk nusantara.

Kedua, pasien 24, laki-laki umur 53 tahun asal Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Pasien 24 meninggal dunia pada 16 Mei 2020 lalu. Sebelum meninggal dunia, pasien dirawat rumah sakit Aloei Saboe dengan keluhan, batuk, demam, sesak.

Ketiga, pasien 68, laki-laki umur 77 tahun asal Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Pasien 68 merupakan pasien rujukan dari RS Islam ke RS Aloei Saboe pada Kamis 28 Mei 2020. Pasien 68 masuk RS Aloei Saboe dalam kondisi kesadaran menurun dan memiliki Comorbid atau penyakit penyerta. Pasien juga pernah stroke pada tahun 1992.

Keempat, Pasien 97, AIU, Laki-laki, 53 tahun, alamat Desa BUlota, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo . Pasien 97 masuk RSAS pada 30 Mei 2020, dan pasien mempunyai penyakit bawaan. Pasien meninggal dunia 30 Mei 2020 pukul 10.00 WITA. Hasil swab pada 2 Juni, PCR-nya positif.

Kelima, Pasien 98, perempuan, 52 tahun, alamat Desa Bua, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Pasien 98 masuk rumah sakit pada 29 Mei 2020, dengan penyakit bawaan. Pasien 98 ini meninggal dunia pada 30 Mei 2020 pukul 03.10 WITA. Hasil swab 2 Juni, PCRnya positif.

Keenam, Pasien 102, AKB, Laki-laki, 67 tahun, alamat Desa Diloato, Kecamatan Paguyaman, Boalemo. Pasien 102, masuk RSAS 29 Mei 2020 dengan penyakit bawaan. Pasien meninggal pada 2 Juni pukul 08.30 WITA.

“Hingga Selasa 6 Juni 2020 total kasus positif Covid-19 berjumlah 108 orang, 73 Dirawat, 29 Sembuh, 6 Meninggal,” ungkap juru bicara penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, Triyanto Bialangi. (RL/Read)