Jelang Demo 1 September, PCNU Pohuwato Ingatkan Kepolisian Selalu Humanis Hadapi Masa Aksi

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Sejumlah kelompok Mahasiswa dan masyarakat di Kabupaten Pohuwato dikabarkan akan menggelar aksi demonstrasi, pada (01/09) esok, buntut tindakan represifitas aparat Kepolisian, yang menewaskan seorang driver ojek online akibat terlindas mobil Rantis Brimob.

Menyikapi rencana tersebut, sejumlah personel Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato pun tampak dipersiapkan guna mengamankan jalannya aksi tersebut.

Selanjutnya, dari rencana aksi dan model pengamanan pun menuai banyak sorotan dari sejumlah pihak, salah satunya Sekretaris PCNU Pohuwato, Risman Ibrahim. Menurutnya, Kepolisian dalam menghadapi gelombang massa demonstran harus mengedepankan pendekatan yang humanis

“Para pengunjuk rasa itu bukan musuh Polisi. Jadi pendekatan secara humanis itu sangat diperlukan dalam mengahadapi para demonstran yang akan menyuarakan aspirasinya,”ungkapnya

Risman menyampaikan, sebisa mungkin dengan seragam yang mewah dan peralatan yang lengkap, Kepolisian jangan menunjukkan gestur yang gagah-gagahan. Itu akan terkesan arogan sehingga mengundang sinisme dari masyarakat.

Selain itu, dijelaskan Risman, bahwa aksi yang akan dilakukan oleh kelompok mahasiswa dan masyarakat itu merupakan momentum bagi Pemerintah dan DPRD Pohuwato untuk berbenah.

“Ini adalah momen untuk berbenah dan evaluasi bagi Pemerintah dan DPRD Pohuwato, untuk melek terhadap persoalan-persoalan yang belum tuntas di Kabupaten Pohuwato,”tuturnya

Diantarnya kata Risman, terkait ganti rugi lahan dari perusahaan yang belum selesai-selesai, ada juga PHK yang dilakukan secara sepihak, sampai pada para petani di wilayah Buntulia dan Duhiadaa yang terancam gagal tanam akibat sedimentasi.

Lebih jauh, Risman  berharap, agar Pemerintah dab DPRD Pohuwato menerima para demonstran dan mendengarkan ragam aspirasi yang disampaikan.

“Ya kami berharap para demonstran itu bisa diterima langsung oleh Bupati dan Anggota DPRD Pohuwato. Dengarkan aspirasi mereka dan jangan anti terhadap masyarakat yang kritis. Kami juga menginbau kepada para demontran untuk selalu bisa menahandiri dan bisa menjaga kondusifitas selama aksi berlangsung.”pungksnya

Baca berita kami lainnya di