Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Gorontalo Gelar Rakor Pengendalian Inflasi

Rakor Pengendalian Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru

banner 468x60

READ.ID – Pemerintah Kota Gorontalo melaksanakan rapat koordinasi TPID terkait evaluasi perkembangan Inflasi & menjaga ketersediaan & kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) & Tahun Baru 2024, Senin (27/11/2023).

Wakil Wali Kota Ryan Kono mengatakan, rapat perkembangan inflasi ini, tidak lain dikarenakan terjadinya dampak Elnino akibat kemarau panjang yang terjadi, beberapa bulan terakhir.

banner 468x60

Kedepan, kata Ryan Kono, pemerintah juga harus siap dengan resiko ekonomi dan inflasi, yang diakibatkan biopolitik dunia, yang menyebabkan tekanan inflasi global. Terutama, terhadap komunitas pangan, dan energi.

Dikatakan Ryan Kono, bahwa inflasi merupakan salah satu indikator, penentu keberhasilan pembangunan ekonomi. Sehingga, dengan tingkat inflasi yang tinggi, maka bisa mengakibatkan daya beli masyarakat dapat menurun terhadap belanja barang dan jasa.

“Tentunya, dengan adanya laju inflasi yang tinggi, akan memberikan dampak terhadap peningkatan kemiskinan”, ungkap Ryan Kono.

Dengan demikian, kata Ryan Kono, pemerintah Kota Gorontalo telah melakukan antisipasi musim kemarau, dengan memberikan upaya asuransi perlindungan gagal panen.

Mengingat, komponen penyumbang inflasi adalah beras dan cabe rawit. Yang dikarenakan oleh musim kemarau.

Ryan Kono menambahkan, jelang perayaan natal dan tahun baru 2024 sendiri, pemerintah Kota Gorontalo telah mengantisipasi dengan melakukan pemantauan di distribusi pasar tradisional, swalayan terkait harga dan stok barang kebutuhan pokok.

Untuk menyikapi hal ini, pemerintah Kota Gorontalo sendiri telah menyiapkan langkah secara sinergis, responsif, dan tepat sasaran dalam menyikapi potensi inflasi di penghujung tahun 2023 ini.

“Olehnya, Program 4K, yakni Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, Komunikasi Efektif, harus perlu untuk ditingkatkan dan dijaga”, jelas Ryan Kono.

Pihaknya menyakini, bahwa dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang intens dilakukan, maka akan banyak solusi untuk pemecahan masalah dan strategi dalam rangka pengendalian inflasi di Kota Gorontalo.

“Tentu, dengan mengacu pada hastag pengendalian inflasi daerah tahun 2022-2024”, pungkasnya.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60