Kasus Covid-19 di Kota Gorontalo Alami Penurunan Signifikan

READ.ID – Wali Kota Marten Taha, mengatakan jumlah kasus Covid-19 di Kota Gorontalo mengalami penurunan yang siginifikan.

Hal ini ditunjukkan dengan data yang ada di Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, yang mencatat ada 73 kasus terkonfimasi positif.

Marten menyebutkan, dari 73 kasus tersebut, terdapat 52 orang yang melakukan isolasi mandiri, 9 orang dirawat di RSUD Aloe Saboe, 3 orang dirawat di RS Ainun Habibie, 3 orang di RS Otanaha, dan 6 orang melakukan karantina terpusat.

Bahkan, kata Marten, jika melihat dari keterisian tempat tidur atau BOR yang ada, bila dihitung khusus untuk pasien dari Kota Gorontalo hanya mencapai 5,63 persen saja. Sedangkan, dihitung dengan skala provinsi, telah di atas 22 persen.

“Nah, dari data ini, kami bisa melihat bahwa tingkat kasus aktif juga sudah sangat rendah, sementara untuk tingkat kesembuhan meningkat,” ungkap Marten, pada rapat Forkopimda tingkat Provinsi Gorontalo secara virtual, Senin (13/9/2021).

Sementara itu, untuk target vaksinasi sendiri, pihaknya menyatakan optimis bisa mencapai 85 persen di dosis pertama, dan 67 persen untuk dosis kedua, hingga bulan Oktober nanti.

Disebutkan juga, untuk sasaran yang telah divaksin sudah mencapai 72.918 orang untuk dosis pertama. Dosis kedua berjumlah 44.779, dan dosis ketiga 209 orang.

Menurut Marten, dengan adanya strategi yang dilakukan untuk mencapai target tersebut, yaitu mengaktifkan tempat vaksinasi serentak (TVS) di setiap kelurahan yang ada di Kota Gorontalo, bisa menjadi salah satu indikator utama dalam menekan penyebaran virus corona dan peningkatan jumlah vaksinasi.

“Semoga pandemi Covid-19 ini, cepat berakhir dan kita bisa kembali melaksanakan aktivitas seperti biasa lagi,” harapnya.

(Rinto/Read)