Kepala DKP Provinsi Gorontalo Lakukan Kunjungan ke UPTD BPPMDPP, Bahas Kaji Terap Olahan Ikan dan Hasil Perikanan Lainnya

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Pengujian, Penerapan Mutu dan Diversifikasi Produk Perikanan (BPPMDPP), Selasa (10/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau perkembangan kaji terap olahan berbahan baku ikan dan hasil perikanan lainnya yang dihasilkan oleh UPTD tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DKP Provinsi Gorontalo mendapatkan laporan mengenai hasil kaji terap olahan rumput laut, yang telah diproses menjadi pilus rumput laut. Hasil pengujian kadar protein pada pilus rumput laut menunjukkan angka sebesar 2,8%, yang memenuhi standar sesuai literatur, di mana protein dalam pilus rumput laut umumnya berkisar antara 2-8%. Selain itu, bila ditambahkan tepung daun kelor, kadar protein dapat mencapai 8%.

“Saya sangat mengapresiasi hasil kaji terap yang telah dilakukan di UPTD BPPMDPP ini. Keberhasilan dalam mengolah rumput laut menjadi pilus dengan kadar protein yang memenuhi standar adalah bukti nyata dari inovasi yang dapat meningkatkan nilai tambah produk perikanan kita. Kami akan terus mendukung pengembangan produk-produk perikanan lokal yang berkualitas demi kesejahteraan masyarakat dan peningkatan perekonomian daerah,” ujar Aryanto.

UPTD BPPMDPP, yang merupakan salah satu unit pelaksana teknis daerah di bawah DKP Provinsi Gorontalo, berperan penting dalam kontribusinya terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). UPTD ini memiliki beberapa tugas pokok dan fungsi (tupoksi), di antaranya adalah:

1. Memberikan layanan pengujian mutu produk perikanan.

2. Pemantauan mutu produk perikanan di sentra-sentra perikanan di Provinsi Gorontalo.

3. Melakukan kaji terap olahan berbahan baku ikan dan hasil perikanan lainnya.

Selain itu, UPTD BPPMDPP juga telah mampu melakukan pengujian terhadap beberapa parameter mutu produk perikanan, termasuk cemaran logam berat, bahan berbahaya, cemaran bakteri, serta kadar proksimat dalam produk perikanan. Hal ini menunjukkan komitmen UPTD untuk memastikan kualitas produk perikanan yang aman dan memenuhi standar.

Pada kesempatan ini juga Aryanto memberikan arahan mengenai langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk meningkatkan kualitas produk perikanan dan memperluas diversifikasi produk perikanan yang dihasilkan.

Baca berita kami lainnya di