Date:August 15, 2020

Lima Desainer Gorontalo Pamerkan Karyanya di Karawo Fashion Contest

Karawo Fashion

READ.ID – Sebanyak 5 desainer muda Gorontalo memamerkan karya adibusananya pada Karawo Fashion Contest 2019 yang berlangsung di Grand Palace Convention Center, Kota Gorontalo, Kamis (3/10/2019) malam. Karawo Fashion Contest merupakan bagian dari event pariwisata nasional, Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) yang digelar tanggal 2 hingga 6 Oktober 2019.

Lima desainer tersebut memamerkan karya sulaman tangan dalam berbagai bentuk. Seperti gaun, kemeja dan jaket. Ada juga karawo yang disulam pada aksesoris tas pinggang.

Karya-karya yang ditampilkan masing masing desainer memilik tema dan corak warna sendiri.

Agus Lahinta dari Rumah Karawo yang menjadi binaan Bank Indonesia misalnya, ia memamerkan karya dengan tema “tanah”. Belasan desain berwarna coklat dihadirkan dalam berbagai varian yang masing masing dibawakan oleh para model.

Sulaman karawo dihadirkan ke dalam bentuk dress dipadukan dengan rok dan aksesoris tas tangan. Ada pula dress dipadu dengan celana, desain pada jaket, gaun pesta, serta kemeja berbagai model untuk pria.

Desain motif karawo juga bervariasi dan lebih besar ukurannya menghiasi setiap busana yang ditampilkan.

Desainer Agus Lahinta mala mini hanya menjadi peserta eksibisi, ia sudah lama mengikuti ajang serupa hingga menampilkan karyanya di New York, Amerika Serikat.

Lain halnya dengan Roland Usman, guru di pedalaman Bolango Ulu menyajikan disain sulaman karawo yang diaplikasikan untuk busana hijab, sebuah karya yang masih terbuka luas karena segmen ini sangat besar di Indonesia.

Roland Usman, wanita pengajar Bahasa Inggris tidak saja menampilkan keanggunan sulaman karawo yang menghias gaun malam.

Ia juga menyuguhkan motif jagung, sebuah motif sederhana dan familiar namun memiliki kombinasi padu-padan warna dan bahan yang menarik, sehingga model cantik yang mengenakan sangat anggun.

“Awalnya hanya hanya hobby, di luar aktifitas menjadi guru saya menyibukkan dengan menjahit dan mendesain busana karawo,” ujar Roland Usman.

Sementara Te Thuna, desainer muda ini sudah beberapa kali mengikuti ajang serupa. Namun malam ini dia menampilkan pesona gaun yang berbeda dari tahun lalu. Warna dan motifnya lebih dinamis di sesuaikan dengan kebutuhan zaman.

Karya lain yang juga menawan dengan tema warna yang memikat adalah Feri Pomontolo. Ia membawa sejumlah model untuk mengenakan karya adibusananya agar terpilih menjadi yang terbaik.

“Acara ini merupakan suatu wujud kepedulian pemerintah provinsi dan Bank Indonesia untuk mengangkat dan mempromosikan karawo di Indonesia dan manca negara. Ini upaya yang harus konsisten dilakukan untuk menjadikan karawo sebagai brand yang dikenal lebih luas,” ungkap Sekda Provinsi Gorontalo, Darda Daraba saat memberikan sambutan.

“Pesan Gubernur agar para desainer menampilkan karya terbaik. Mudah mudahan lahir karya baru, inovasi karawo yang lebih baik dan inovatif sehingga bisa bersaing dengan kain daerah lain,” kata Darda Daraba.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Rifli Katili menyebut kontes ini merupakan bagian dari rangkaian acara GKK 2019.

Sehari sebelumnya sudah digelar acara mokarawo atau cara mendesain dan menyulam kain karawo berbagai motif yang diikuti oleh 75 pengrajin.

“Perlu kami sampaikan bahwa kita pernah mengikuti Indonesia Fashion Week tahun 2017. Peserta dari karawo fashion contest ini juga pernah mengikuti New York Fashion Week di Amerika pada tahun 2017 lalu,” ungkap Rifli Katili.

Karawo Fashion Contest ini menghasilkan juara Te Thuna, Roland Usman dan Feri Pomontolo. Dua nama pertama diganjar untuk tampil pada Indonesian Fashion Week tahun 2020 di Jakarta.

Inilah salah satu cara Dinas Pariwisata mengenalkan desainer muda dan sulaman karawo di Indonesia, bahkan dunia.

Rangkaian acara Gorontalo Karnaval Karawo 2019 masih menyisakan sejumlah agenda di antaranya mo karawo traditional handmade untuk lomba mengiris dan menyulam karawo tanggal 4 Oktober 2019.

Ada juga Gorontalo Cullinary Expo 4-6 Oktober, Celebes Tourism Meeting pada 5 Oktober serta acara puncak GKK 2019 pada 6 Oktober 2019. (Rilis/RL/Read.id)