READ.ID – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan ambisinya untuk memperluas jejaring kemitraan di level internasional. Terbaru, UNG mengambil langkah signifikan dengan menjajaki peluang kerja sama dengan Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika Serikat (AS) di Indonesia.
Upaya strategis ini diwujudkan melalui pertemuan yang dilakukan oleh Rektor UNG yang diwakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Dr. Harto Malik, M.Hum., dengan Tim Public Affairs Section US General Consulate Surabaya pada Selasa, (16/12), di ruang kerja Rektor.
Pertemuan dan diskusi kali ini berfokus pada potensi kolaborasi di berbagai bidang, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, hingga program peningkatan kapasitas SDM. Harto menyampaikan bahwa kemitraan dengan Kedutaan Besar dan Konsulat AS, sangat potensial dalam mendorong kualitas UNG menuju standar internasional.
“Ini adalah langkah konkret UNG untuk membuka pintu seluas-luasnya bagi mahasiswa dan dosen kami agar dapat merasakan atmosfer akademik global. Kerja sama dengan Konsulat AS berpotensi membuka akses ke berbagai program bergengsi, seperti Fulbright dan program pertukaran lainnya,” jelas Harto.
Melalui penjajakan kerja sama strategis ini, UNG menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi leading university di kawasan regional, tetapi juga menjadi pemain aktif di kancah global. Diharapkan, pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan kesepakatan yang membawa manfaat nyata bagi seluruh civitas akademika UNG.
Tim dari Konsulat AS menyambut baik inisiatif UNG dan melihat potensi besar untuk kolaborasi di wilayah timur Indonesia. Pertemuan ini menjadi tahap awal untuk mengidentifikasi program-program yang paling relevan dengan kebutuhan UNG, khususnya dalam memperkuat pengajaran bahasa Inggris, ilmu pengetahuan, teknologi, serta pertukaran budaya.











