Pelaku Bom di Makassar Tinggalkan Surat Siap Mati Syahid

READ.ID – Pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan berinisial L sebelum melakukan aksinya, telah meninggalkan surat mati syahid.

Demikian yang diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam surat yang ditinggalkan kepada orang tuanya itu, pelaku bom makassar tersebut berpamitan.

Surat wasiat itu ditemukan setelah tim Gegana Brimob Polda Sulsel dan Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah Lukman, Jalan Tinumbu I, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Makassar, Senin (29/3/2021).

“Isinya (suratnya, baca) berpamitan dan mengatakan siap untuk mati syahid,” kata Jenderal Listyo dalam konferensi pers di Mapolda Sulsel Makassar.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan L mengajak isterinya, YSM saat melakukan bom bunuh diri. Keduanya merupakan bagian kelompok kajian pengebom di Villa Mutiara yang ditembak mati pada Rabu (6/1/2021) lalu.

“Mereka berperan bersama L dan YSM (keduanya pelaku bom bunuh diri Makassar, Red) yakni bersama-sama dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut selain dua pelaku bom bunuh diri itu. Meski begitu, 20 orang dikabarkan mengalami luka-luka.

Sebelumnya, bom bunuh diri terjadi di depan gereja Katolik Katedral Makassar, pada Minggu (28/3) pagi sekitar Pukul 10.28 WITA. Pada saat ledakan terjadi, jemaat di dalam gereja baru saja selesai melaksanakan Misa Minggu Palma.

Dalam foto yang beredar dan telah terkonfirmasi, para terduga pelaku melancarkan aksinya sembari mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DD 5984 MD.

(Aden/Read)