Headline
Wali Kota Kotamobagu Apresiasi Sarjan Korompot dan Panitia, Pasar Senggol Diserbu Pengunjung Jelang Lebaran ZONABMR.COM – Apresiasi datang dari Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib kepada Ketua Asosiasi Pasar Poyowa Kecil, Sarjan Korompot, bersama panitia Pasar Senggol Bersahabat Kotamobagu atas suksesnya penyelenggaraan pasar yang membludak jelang H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah. Di tengah padatnya aktivitas dan lonjakan pengunjung yang membanjiri area pasar, Sarjan menjadi figur sentral yang menegaskan bahwa fenomena ini bukan sekadar rutinitas musiman, melainkan bukti nyata bergeraknya ekonomi rakyat. “Pasar senggol ini bukan hanya tempat jual beli, tapi sudah menjadi ruang hidup bagi ekonomi rakyat,” tegas Sarjan. Ia menjelaskan, lonjakan pengunjung tahun ini merupakan hasil kerja kolektif antara pengelola, pedagang, dan panitia, yang didukung penuh oleh pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas serta kenyamanan. Kehadiran langsung Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, Kamis (19/3/2026), menurut Sarjan, menjadi dorongan moral bagi para pedagang yang tengah memaksimalkan momentum Ramadan. “Ini bukan sekadar kunjungan, tapi bentuk perhatian dan dukungan nyata. Kami merasa tidak berjalan sendiri,” ujarnya. Sarjan juga menilai, membludaknya pengunjung menjadi indikator meningkatnya daya beli masyarakat sekaligus kepercayaan publik terhadap pasar lokal sebagai pusat pemenuhan kebutuhan menjelang Lebaran. Ia menegaskan, keberhasilan ini harus dijaga bersama, agar Pasar Senggol terus menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat kecil di Kotamobagu. Sementara itu, kunjungan pemerintah daerah dilakukan untuk memastikan aktivitas pasar tetap aman, tertib, dan lancar di penghujung Ramadan, sekaligus melihat langsung geliat ekonomi yang berkembang pesat di tengah masyarakat. Rayakan Idulfitri dan Hari Jadi Kota, Pemkot Gorontalo Gelar Pawai Obor Akbar Tutup Koko’o 2026, Pemkot Gorontalo Komitmen Jaga Tradisi Religi Merdeka Festival Tumbilotohe, Bukti Komitmen PGM dan FOKAL Lestarikan Budaya Gorontalo Wujudkan Karakter Humanis, SIP Angkatan 55 Gorontalo Sambangi Panti Asuhan

Pemda Gorontalo Tetapkan Delapan Indikator Dasar Penyusunan RKPD 2025

Delapan Indikator Dasar Penyusunan RKPD 2025
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo menetapkan delapan indikator sebagai dasar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025. Target yang akan ditetapkan tersebut, disampaikan langsung oleh Penjabat Gubernur Ismail Pakaya, dalam Forum Komunikasi Publik RKPD, yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Selasa, (20/2/2024).

Salah satu indikator utama adalah pertumbuhan ekonomi. Catatan tahun 2023 mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi Gorontalo mencapai 4,5 persen, melampaui capaian tahun sebelumnya. Namun, tantangan muncul untuk menentukan target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025, yang akan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi saat ini.

“Jika kita melihat realisasi investasi sampai dengan tahun 2023 itu baru mencapai 5,515 triliun, tahun 2023 NTV kita hanya sebesar 111, 32 persen. Itu jika dibandingkan dengan wilayah sulawesi dan juga harus dilihat NTVnya di bawah kita karena kita bukan daerah industri, dan rata-rata daerah industri itu tidak masuk kategori miskin,” ungkap Ismail.

Selanjutnya, penduduk miskin menjadi fokus penting dalam perencanaan pembangunan. Meskipun terjadi penurunan angka kemiskinan pada Maret 2023, namun masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk menurunkan angka kemiskinan di bawah rata-rata nasional.

Selain itu, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menjadi prioritas. Meskipun terjadi peningkatan pada tahun 2023, namun angka IPM masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan daerah sekitar. Hal ini menekankan pentingnya kerja sama dari berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tantangan lainnya di kita adalah tingkat pengangguran yang mengalami kenaikan pada Agustus 2023. Meskipun Gorontalo masuk dalam lima besar terendah secara nasional, namun peningkatan ini memerlukan perhatian serius agar kondisi pengangguran tetap terkendali,” lanjutnya.

Untuk mencapai berbagai target indikator tersebut, pemerintah dihadapkan pada keterbatasan fiskal yang ada. Meskipun terjadi kenaikan anggaran pada tahun 2024, namun masih dibutuhkan upaya lebih lanjut untuk mencapai semua target yang telah ditetapkan. Melalui upaya bersama, Gorontalo dapat menghasilkan RKPD yang responsif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Baca berita kami lainnya di