Pemda Gorut Upayakan Pelestarian Aset Sejarah Benteng Maas

Bupati Indra Yasin

READ.ID – Pemerintah Daerah Gorontalo Utara (Gorut), terus mengupayakan terhadap pelestarian aset sejarah dari bangunan Benteng Maas yang berada di lokasi Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang.

pahlawan

Hal ini sebagaimana disampaikan Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin usai membuka kegiatan sosialisasi hasil dari penelitian arkeologi arsitektur bangunan Benteng Maas, Senin (25/10/2021).

Indra mengatakan, sebelumnya dari pihak Balai Arkeologi Suluttenggo (Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo) telah jauh hari melakukan penelitian dan ekskavasi dari sekitaran kawasan reruntuhan bangunan Benteng Maas dengan berbagai temuan menarik salah satunya struktur sumur tua.

“Memang ada juga koin kuno peninggalan sejarah ada dua keping. Ini tentunya akan membuka tabir siapa sebetulnya yang membangun benteng itu dengan tujuan untuk apa,” kata Indra

Menurutnya, penamaan Benteng Maas menandai sebagai identitas wilayah Gorontalo Utara yang memiliki kekayaan sumber daya alam berupa emas. Sehingga kata dia bukan hal yang mustahil jika benteng Kota Maas juga saling berkaitan dengan situs sejarah Benteng Oranye yang ada di Desa Dambalo Kecamatan Kwandang.

“Tentu pasti ada keterkaitannya, dan ini harus kita telusuri lebih jauh lagi. Sehingga saya berharap dengan keberadaan peninggalan situs-situs sejarah yang ada di Gorontalo Utara akan menjadi aset daerah bahkan negara untuk terus dipertahankan dan dilestarikan,” terangnya.

Untuk itu, Kata Indra terhadap upaya pelestarian situs sejarah ini pihaknya dalam hal ini pemerintah daerah masih akan membahas dan mengkaji kembali apakah perlu untuk ditata kembali terhadap kawasan peninggalan sejarah tersebut atau mungkin dibiarkan saja untuk menjaga keasliannya.

“Tapi paling tidak, area itu harus kita segera amankan dengan melakukan pemagaran kawasan dan melarang bagi siapa pun yang seenaknya menggunakan serta memanfaatkan pekarangan lokasi situs bersejarah tersebut. Karena itu memiliki nilai sejarah di masa lalu, Sehingga kita tidak boleh kehilangan sejarah perjalanan bangsa ini,” tandasnya.