READ.ID – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali memperkuat barisan pendidiknya. Komitmen dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) membuahkan hasil manis, dengan hadirnya tiga dosen yang baru saja sukses menyabet gelar Doktor.
Ketiga srikandi dan cendekiawan baru tersebut yakni, Dr. Nita Suleman, S.T., M.T., dan Dr. Julhim S. Tangio, S.Pd., M.Pd. merupakan dosen jurusan kimia serta Dr. Novianita Achmad, M.Si., merupakan jurusan matematika. Kehadiran tiga pakar baru ini diharapkan menjadi katalisator bagi akselerasi riset dan kualitas pembelajaran di lingkungan UNG.
Dekan FMIPA UNG, Prof. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi ketiga dosen tersebut dalam menuntaskan studi lanjut mereka. Menurutnya, pencapaian ini bukan sekadar gelar prestisius secara personal, melainkan investasi besar bagi fakultas.
“Pencapaian sebagai doktor ini akan memperkuat kapasitas Tridharma Perguruan Tinggi di FMIPA. Khususnya dalam bidang keilmuan kimia dan matematika, kita kini memiliki kedalaman kepakaran yang lebih kuat untuk mendukung pengajaran dan inovasi,” ujar Prof. Fitryane.
Senada dengan Dekan, Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menegaskan bahwa penambahan jumlah doktor adalah indikator penting kemajuan universitas. Dengan kualifikasi akademik yang semakin tinggi, UNG semakin mantap dalam mencetak lulusan yang kompeten serta menghasilkan riset yang solutif.
“Peningkatan jumlah doktor di FMIPA akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui riset-riset inovatif dan pengabdian yang lebih berkualitas. Kami ingin setiap penelitian yang lahir di UNG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik,” ungkap Prof. Eduart.
Lebih lanjut, Prof. Eduart menekankan bahwa UNG senantiasa berkomitmen penuh untuk mendorong seluruh dosen, untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik mereka. Keberhasilan tiga srikandi FMIPA tersebut, diharapkan menjadi pelecut semangat bagi dosen lainnya untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
“Dengan SDM yang semakin tangguh, FMIPA UNG diharapkan dapat semakin kokoh sebagai pilar sains di kawasan Timur Indonesia, siap melahirkan inovasi-inovasi baru yang berbasis pada kedalaman riset dan keunggulan akademik,” pungkasnya.











