READ.ID – Pinjaman online ilegal sekarang makin banyak. Kemudahannya sering jadi jebakan, apalagi bagi orang yang belum memahami risiko di balik layanan tersebut.
Menanggapi hal itu, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengingatkan masyarakat supaya lebih berhati-hati saat memilih layanan pinjaman online, terutama yang belum terdaftar secara resmi.
“Pinjaman online ini berdasarkan pantauan kami melalui platform digital, memang sudah mulai mewabah. Cuma sudah dari dulu, ya ini terutama yang terkait dengan pinjaman online,” ujar Gusnar saat konfersi pers di Rumah Dinas Gubernur, Rabu (02/03/2026) malam.
Ia menyampaikan bahwa fenomena pinjaman online sebenarnya sudah lama ada, namun kini semakin meluas karena perkembangan teknologi digital yang memudahkan akses bagi siapa saja.
Menurutnya, masyarakat tidak dilarang menggunakan pinjaman online, tetapi harus lebih selektif dan memastikan platform yang digunakan telah terverifikasi agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Gusnar juga menyoroti cara penagihan dari pinjaman online ilegal yang dinilai meresahkan. Ia menyebut, ada kasus di mana peminjam mendapat tekanan saat tidak mampu membayar tagihan.
Ia menilai hal tersebut berbahaya karena menyangkut privasi masyarakat. Data pribadi yang seharusnya dilindungi justru bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Untuk itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam mengambil keputusan keuangan dan tidak mudah tergiur dengan tawaran pinjaman yang terlihat mudah, namun berisiko tinggi di kemudian hari.











