Polda Gorontalo Buka Alasan Periksa Pejabat Pemkot Usai Aksi Ribuan ASN, Bantah Adanya Intimidasi

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo membantah adanya tindakan intimidasi yang dilakukan personelnya kesejumlah Pejabat usai aksi unjuk rasa ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama Masyarakat Kota Gorontalo di yang berlangsung Pada Rabu 14 Oktober 2026 Lalu.

Kabid Humas , Kombes Pol mengatakan kedatangan anggota Ditreskrimsus Subdit Tipidkor sedang melaksanakan kegiatan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunaan kewenangan kekuasaan oleh Pemerintah Kota Gorontalo.

“Ada dugaan penggunaan fasilitas negara dan pemanfaatan personil PNS yang terjadi saat penyampaian pendapat didepan umum beberapa waktu lalu di Mapolda Gorontalo,” Jelas Kombes Pol Marupa Senin (19/10/2026).

Ditambahkan Kabid Humas, Penyidik Ditreskrimsus juga bekerja sudah sesuai prosedur berdasarkan dengan Surat Perintah Penyelidikan Tanggal 16 Oktober 2026.

“Proses ini masih berjalan dengan berbagai mekanisme, berupa wawancara dan mendatangi beberapa staf dan pejabat kedinasan Pemkot Gorontalo. Jadi bukan intimidasi melainkan melakukan penyelidikan,” Tegas Marupa.

Bahkan Polda Gorontalo mengklaim memiliki bukti dari hasil dari penyelidikan dan wawancara oleh penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus.

“Jadi selama pelaksanaan penyelidikan ini ada komunikasi dua arah antara penyidik dan pejabat Pemkot Gorontalo yang diperiksa, jadi sekali lagi itu bukan intimidasi melainkan upaya penyelidikan karna dugaan perbuatan hukum, ” Pungkas Kombes Marupa.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60