Posyandu diimbau aktif turunkan angka kematian Ibu dan Bayi

Tim Penggerak PKK Memberikan Himbauan Kepada Petugas Kesehatan Di Posyandu, Agar Aktif Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi. (Foto Humas Pemkab Gorontalo)

READ.ID – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PK) Kabupaten Gorontalo menghimbau seluruh Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di daerah setempat, lebih berperan aktif menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Himbauan itu disampaikan Sekretaris PKK Kabupaten Gorontalo, Sesca Uno, kepada para petugas kesehatan saat menjadi narasumber pada kegiatan launching Optimalisasi Posyandu melalui GT110 di Kabupaten Gorontalo, Selasa (1/10).

“Saya berharap, para petugas kesehatan yang melayani di Posyandu, untuk meningkatkan pelayanan terhadap ibu hamil dan anak-anak,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan, Posyandu merupakan milik masyarakat desa dan menjadi tugas PKK Kecamatan dan Desa. Selain mencegah kematian ibu dan bayi, PKK berperan mencegah terjadinya gizi buruk dan stunting atau anak kerdil.

PKK sebagai penggerak utama yaitu sasaranya menggerakan dasa wisma atau kelompok ibu berasal dari 10 kepala keluarga. Hal tersebut untuk mempermudah jalannya suatu program, serta memiliki peran strategis mewujudkan keluarga sejahtera.

“PKK dan petugas kesehatan sebagai mitra yang harus ditingkatkan pelayanannya, agar pelayanan kesehatan tetap terjaga dari segala penyakit,” tuturnya.

Dia juga berharap, PKK dan dasa wisma dapat bertanggung jawab menangani 10 sampai 20 balita. Tugasnya harus mengkoordinir penimbangan balita, Sehingga terbentuk kemandirian orangtua setiap rutin datang menimbang anaknya di Posyandu. (Wahyono/RL)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version