Date:July 7, 2020

Ratusan Hektar Lahan Jagung di Mongiilo Gagal Panen

Jagung di Mongiilo

READ.ID – Ratusan hektar lahan yang ditanami jagung di Mongiilo, Kecamatan Bulango Ulu, Bone Bolango gagal panen. Hal ini disebabkan oleh kemarau panjang yang melanda di wilayah Gorontalo.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Gorontalo
POSITIF
271 +3
DIRAWAT
31
SEMBUH
227
MENINGGAL
13
Sumber data : Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Update terakhir : 6 Juli 2020 16:00 WITA

Kepala Dinas Pertanian Bone Bolango, Roswaty Agus mengatakan kekeringan akibat kemarau bukan hanya dirasakan oleh petani Jagung di Kecamatan Bulango Ulu, namun juga beberapa Kecamatan di Bone Bolango.

Bahkan ia mengaku di Kecamatan Tapa, masyarakat tengah mengalami krisis air bersih.

“Dampak kekeringan yang paling terparah itu, di Kecamatan Bulango Ulu,” kata Kadis Pertanian Bone Bolango saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (3/9).

Menurutnya, kecamatan Bulango Ulu menjadi yang terparah terdampak kemarau dikarenakan memiliki area pertanian yang paling luas di Kabupaten Bone Bolango, yakni kurang lebih 2000 hektar.

“Kalau untuk seluruh area pertanian jagung di Bone Bolango ini sekitar 8000 an hektare,” ucap Roswaty.

Pada tahun sebelumnya, untuk mengatasi musim kemarau pemerintah kabupaten Bone Bolango membantu petani dengan mesin pompa air, namun saat ini mesin tersebut tidak berfungsi sama sekali karena tidak ada air.

“Tapi kan mesin pompa air ini tidak akan berfungsi kalau tidak ada air. Sementara kita tahu sendiri, sumber air hari ini sangat susah didapatkan,” ujarnya.

Hingga hari ini pemerintah kabupaten dibantu pemerintah provinsi masih melakukan pendataan terkait petani jagung yang tidak memperoleh hasil dari tanamannya (puso) akibat kemarau untuk diberikan bantuan.