READ.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen penuh mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Provinsi.
Hal ini dikemukakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Gorontalo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo yang digelar pada Senin, 30 Maret 2026.
Wakil Gubernur Idah Syaidah yang mewakili Pemerintah Provinsi menyampaikan kabar baik terkait penyelesaian kendala lahan untuk pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru di Jalan Andalas.
Wagub Idah, menyampaikan bahwa sinkronisasi infrastruktur perkotaan dengan program strategis provinsi adalah kunci utama untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Salah satu poin krusial yang ditegaskan adalah dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru di Jalan Andalas.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen mendukung penataan wajah kota agar representatif sebagai pusat jasa yang modern namun tetap berpijak pada nilai kearifan lokal. Termasuk di dalamnya dukungan pembangunan kantor baru, Kantor Wali Kota baru yang letaknya insyaallah berada di Jalan Amdalas,” ujar Ida di hadapan pimpinan dan anggota DPRD serta jajaran Forkopimda.
Pemerintah Provinsi Gorontalo memastikan akan memberikan hibah lahan seluas kurang lebih 2 hektar yang berlokasi di Kecamatan Sipatana kepada Pemerintah Kota Gorontalo. Lahan ini diproyeksikan sebagai lokasi pemindahan area pemakaman yang terdampak oleh rencana pembangunan pusat pemerintahan kota yang baru.
“Kami sudah mengecek permohonan dari Pemerintah Kota untuk pemanfaatan lahan pemakaman di Sipatana. Luas lahan yang disiapkan sekitar 2 hektar. Pemerintah Provinsi akan memberikan hibah secara bertahap kepada Kota Gorontalo, mengingat beberapa bagian lahan tersebut sedang dalam proses sertifikasi,” tambahnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa Kota Gorontalo, sebagai penggerak ekonomi daerah, memiliki fasilitas publik yang memadai. Dengan usia yang telah mencapai 298 tahun, sinergi antara Provinsi dan Kota diharapkan dapat meningkat lebih baik bagi masyarakat.
Wagub Idah juga mengklarifikasi bahwa sempat terjadi miskomunikasi teknis, namun saat ini koordinasi dengan Dinas PU Provinsi telah sinkron. Langkah hibah bertahap ini diambil agar pembangunan Kantor Wali Kota dapat segera berjalan tanpa terhambat masalah relokasi makam











