Resmikan Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kota Gorontalo Di RSUD Aloe Soboe, Ini Harapan Ryan Kono

Balai Rehabilitasi Adhyaksa

READ.ID – Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kota Gorontalo di RSUD Aloe Saboe resmi beroperasi. Hal ini ditandai dengan acara peresmian gedung oleh Wakil Wali Kota Ryan Kono, bersama Ketua Kejaksaan Tinggi Gorontalo dan Ketua Kejaksaan Negeri Gorontalo, Kamis (11/8/2022).

Wakil Wali Kota Ryan Kono menyampaikan, bahwa tantangan yang dihadapi saat ini di Kota Gorontalo, yakni ada pada penyalahgunaan yang berkaitan dengan narkoba.

banner 468x60

Menurut Ryan Kono, masalah ini menjadi penyakit sosial yang mengancam generasi muda bangsa Indonesia. Untuk itu, kata Ryan Kono, tidak ada pilihan kecuali kita bersatupadu, sama-sama mencegah dan mengatasi penyakit sosial ini.

“Olehnya, kita harus melakukan langkah-langkah terpadu dan tetap, terus menerus. Baik bersifat prepentif, kuratif, dan rehabilatitatif”, ungkap Ryan Kono.

Pihaknya menambahkan, untuk mengatasi masalah besar ini, pemerintah Kota Gorontalo tidak mungkin bekerja sendirian. Salah satu cara, yakni melakukan kerjasama, seperti yang dilakukan dengan Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo.

Ia menyebut, jika pembentukan ini dimaksudkan untuk penanganan perkara, tindak pidana penyalahgunaan narkotika, melalui rehabilitasi medis.

“Untuk itu, atas nama Wali Kota dan Pemerintah Kota Gorontalo mengucapkan terima kasih kepada pihak Kejaksaan Negeri Gorontalo, dan Kejaksaan Tinggi sebagai pemprakarsa kerjasama dalam mendirikan balai ini”, tambah Ryan Kono.

Wakil Wali Kota pun menambahkan, dengan kehadiran Balai Rehabilitasi Adhyaksa ini, adalah bagian dari upaya dalam memerangi narkotika di Kota Gorontalo.

Ryan Kono pun menuturkan, jika keberadaan balai ini, akan berfungsi sebagai sarana untuk memberikan layanan rehabilitasi yang berkualitas kepada pengintas narkoba.

“Adapun, sasaran adalah korban penyalahgunaan narkotika dan menjadi rujukan dari pihak Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo, pada tindak pidana penyalahgunaan narkotika, yang mendapat pemberkatan, keadilan, restrotatif, dan justis”, jelas Wakil Wali Kota.

Disamping itu, pihaknya pun menunjuk rumah sakit Aloe Saboe sebagai balai rehabilitasi. Adapun dukungan dari pihak rumah sakit, menyediakan dua ruangan yang terpisah untuk pria dan wanita. Yang diperuntukan bagi pasien rehabilitasi medis, yang akan difasilitasi obat-obatan, pemberian makanan, serta menyediakan tenaga dokter dan perawat.

“Juga, kebutuhan-kebutuhan lainnya yang diperlukan, dalam rangka mengoperasionalkan balai rehabilitasi nasional ini”, tegas Ryan Kono.

Terakhir, Ryan Kono pun mengungkapkan, dalam pelaksanaan nanti, tempat rehabilitasi ini akan disesuaikan dengan standar mutu dan prosedur yang ditetapkan dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap, dengan keberadaan Balai ini dapat mengurangi penyalahgunaan narkotika di Kota Gorontalo”, harapnya.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60