Rumah Sakit Dunda Jelaskan Kronologi Bayi Meninggal Usai Dilahirkan

Rumah Sakit Dunda

READ.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MM Dunda Limboto Kabupaten Gorontalo menjelaskan kronologi terkait bayi yang meninggal usai dilahirkan dengan kondisi yang tak biasa.

Sebelumnya beredar informasi bayi tersebut merupakan anak dari pasangan suami istri yang tinggal di Kabupaten Gorontalo Utara, meninggal dunia paska persalinan. Terdapat keanehan di sekujur tubuh bayi tersebut, seperti luka pada wajah bagian pelipis, serta lebam bagian kanan tangan.

Berangkat dari kejadian tersebut, pihak keluarga mempertanyakan hal itu kepada pihak RSUD Dunda Limboto terkait persoalan yang menimpa anak pertama mereka.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD MM Dunda Limboto,dr. Rila Rita Thaib mengatakan, posisi bayi saat dilahirkan dalam keadaan tak biasa dengan wajah yang menghadap kepintu keluar (Vagina).

“Pada saat tersebut, kami mengambil langkah untuk melakukan Operasi,” ungkap Rila saat Konferensi Pers di Rumah Sakit Dunda. Jum’at (13/08/2021).

Rila mengutarakan setelah dilakukan operasi, bayi langsung ditempatkan ke ruang Neonatal Insentive Care Unit agar mendapat perawatan insentif.

“Saat lahir bayi tak mengluarkan tangisan, ini sudah tidak normal, air ketubannya juga tak berwarna normal sudah jadi hijau, kemungkinan besar bayi meninggal karena gagal napas atau sepsis yaitu infeksi bakteri,” ujar Rila.

Lebih lanjut Rila menjelaskan, terkait luka pada wajah, itu terjadi ketika benturan pada tulang selangkangan ibunya saat kontraksi dorongan keluar, dan untuk lebam pada tangan disebabkan bekas pemasangan infus.

“Dalam penangan pasien kami terus berkoordinasi dengan pihak keluarga yaitu bapak sang bayi,” jelasnya.

Masih ditempat yang sama, pihak keluarga korban ibu bayi FT mengungkapkan, sudah merasa tenang atas penjelasan dari pihak Rumah Sakit Dunda dan sudah menerima musibah yang menimpanya.

“Saya sudah mengerti yang terjadi dengan bayi saya, dan Kalau sesuai penjelasan dokter begini saya terima seperti itu,” ungkap Ibu bayi yang meninggal. (Adv/Yanti)