Sambut PENAS XVII, Dinas Parekrafpora Gorontalo Perkuat Sinkronisasi Pariwisata Daerah

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) tahun 2026, Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Upaya ini dilakukan melalui kegiatan audiensi yang dirangkaikan dengan kunjungan langsung ke sejumlah destinasi wisata.

Audiensi dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango sebagai langkah strategis dalam menyinkronkan program pengembangan pariwisata daerah. Hal ini menjadi penting mengingat para peserta PENAS nantinya akan mengikuti kegiatan widya wisata ke berbagai destinasi di Gorontalo.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, tim juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah destinasi wisata yang akan menjadi lokasi kunjungan widya wisata. Dari hasil kunjungan, beberapa destinasi dinilai sudah dalam kondisi baik dan siap menerima kunjungan wisatawan, baik dari sisi aksesibilitas maupun daya tariknya.

Namun demikian, masih terdapat beberapa destinasi yang belum sepenuhnya siap. Sejumlah lokasi masih memerlukan pembenahan fasilitas serta penataan lingkungan. Meski begitu, sebagian besar hanya membutuhkan langkah sederhana seperti pembersihan area dan perapihan agar lebih nyaman dan representatif bagi pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe, menegaskan bahwa kesiapan destinasi menjadi perhatian utama mengingat adanya agenda widya wisata dalam rangkaian PENAS 2026.

“Kami ingin memastikan destinasi yang akan dikunjungi peserta benar-benar siap. Ada yang sudah sangat baik, tetapi ada juga yang hanya perlu dibersihkan dan dirapikan. Ini yang sedang kita dorong bersama pemerintah kabupaten dan kota,” ujar Sultan Kalupe, Sabtu (4/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sangat penting agar seluruh destinasi dapat tampil optimal.

“Melalui koordinasi dan audiensi ini, kita harapkan semua pihak bisa bergerak bersama. Tujuannya bukan hanya menyukseskan PENAS, tetapi juga memperkenalkan potensi pariwisata Gorontalo secara lebih luas,” tambahnya.

Melalui langkah ini, diharapkan seluruh destinasi yang akan dikunjungi dalam rangkaian widya wisata PENAS 2026 dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para peserta sekaligus mendorong promosi pariwisata daerah.

Pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo mengusulkan sejumlah destinasi wisata sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan PENAS. Untuk Kabupaten Gorontalo, destinasi yang diusulkan meliputi kawasan Menara Limboto dan sekitarnya, Pentadio Resort, Luwas, Bukit Projo, sentra kuliner khas seperti Rumah Makan Sakinah (milu siram) dan nangko-nangko, sentra kerajinan karawo di Mongolato, wisata religi Bubohu, serta lokasi bersejarah pendaratan Soekarno di Iluta.

Sementara itu, Pemerintah Kota Gorontalo mengusulkan sejumlah objek wisata unggulan, antara lain Rumah Adat Dulohupa, Benteng Otanaha, galeri UMKM seperti BI Olaku, Maharani, dan Dekranasda, serta sentra kuliner seperti Pia Saronde, O’Hara, dan X-tra juga destinasi wisata bahari seperti Pantai Tamendao dan Pantai Kurenai.

Adapun Kabupaten Bone Bolango mengusulkan destinasi wisata Olele, wisata hiu paus, Danau Perintis, serta pemandian air panas Lombongo. Meski demikian, beberapa destinasi masih memerlukan pembenahan dan peningkatan fasilitas, khususnya Pentadio Resort dan objek wisata Lombongo, guna mendukung kesiapan menyambut kegiatan berskala nasional tersebut.

Baca berita kami lainnya di