Siang Bolong di Bulan Ramadan, Mahasiswi IAIN Sultan Amai Gorontalo Dilecehkan di Jalan

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Seorang mahasiswi IAIN Sultan Amai Gorontalo diduga menjadi korban pelecehan seksual dan kekerasan saat melintas di Desa Tolitehuyu, Kecamatan Monano, Jumat (20/002/2026).

Menurut cerita korban, sekitar pukul 12.00 Wita ia sedang mengendarai motor sendirian dari arah Buol, Sulawesi Tengah menuju Limboto, Kabupaten Gorontalo. Tiba-tiba seorang pria yang juga mengendarai motor mendekat dari samping.

Tanpa diduga, pria tersebut langsung memukul bagian dada korban dan memegang area sensitifnya. Korban kaget dan berusaha melawan karena merasa terancam.

“Nah, setelah itu langsung saya tendang dari samping motornya, motor bagian belakangnya juga saya tendang,” jelasnya pada media, Selasa (24/02/2026).

Lebih lanjut korban menerangkan, setelah jatuh, ia lebih dulu bngun. Saat pelaku mencoba mengejar, korban mencabut kunci motor pelaku lalu berlari ke arah tanjakan untuk menyelamatkan diri.

Lokasi kejadian disebut cukup sepi meski tidak jauh dari rumah warga. Karena situasi itu, korban tidak sempat berteriak meminta tolong. Pelaku akhirnya kembali ke motornya dan melarikan diri.

Korban mengaku tidak mengenal pelaku. Namun ia sempat melihat pelaku bertubuh tinggi dan diperkirakan berusia sekitar 20 hingga 25 tahun.

Sementara itu, Kuasa hukum korban, Ali Rajab, mengatakan pihaknya sudah melaporkan kasus ini ke Polda Gorontalo. Laporan diterima di SPKT dan korban sudah menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara.

Ali Rajab berharap polisi segera menangkap pelaku agar ada keadilan bagi korban dan kejadian serupa tidak terulang lagi, apalagi peristiwa ini terjadi di bulan Ramadan.

“Harapan kami dengan perkara ini, apalagi ini bulan puasa, korban juga kita tahu semua bercadar, ya. Ini kan sesuatu yang sangat memalukan,” pungkasnya.

Baca berita kami lainnya di