READ.ID – Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo terus menunjukkan produktivitas dan komitmennya dalam peningkatan mutu akademik melalui penyusunan borang akreditasi jurusan tahun 2026, meskipun berada di tengah suasana bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis jurusan dalam memastikan kesiapan dokumen akreditasi yang sesuai dengan standar penilaian, sekaligus sebagai langkah peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial.
Dalam prosesnya, tim task force yang terdiri dari dosen Jurusan Ilmu Komunikasi secara aktif melakukan pengecekan dan validasi data pendukung akreditasi. Tahapan ini dilakukan secara sistematis guna memastikan kelengkapan serta kesesuaian data dengan indikator yang dipersyaratkan.
Selain itu, jurusan juga telah menetapkan agenda pertemuan lanjutan yang akan dilaksanakan dengan pendampingan langsung dari Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Universitas Negeri Gorontalo, serta mendapatkan bimbingan dari Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM). Pendampingan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas penyusunan borang serta meningkatkan pemahaman terhadap instrumen akreditasi terkini.
Tidak hanya itu, tim juga melakukan pengecekan dokumen kurikulum serta penyesuaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) sebagai bagian penting dalam mendukung kesesuaian capaian pembelajaran dengan standar nasional pendidikan tinggi. Langkah ini menjadi bagian integral dalam memastikan kualitas akademik yang berkelanjutan.
Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Citra F.I.L Dano Putri, S.Pd., M.I.Kom., menegaskan bahwa seluruh proses penyusunan borang dilakukan secara kolaboratif dan terstruktur, dengan melibatkan seluruh unsur dosen guna mencapai hasil yang optimal serta sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Melalui berbagai tahapan yang telah dilakukan, Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola akademik, serta mendukung pencapaian akreditasi yang unggul di tahun 2026.











