READ.ID – Pengendalian inflasi di Kota Gorontalo masih menjadi prioritas bagi Pemerintah Kota Gorontalo.
Hal ini merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah pusat ke seluruh daerah pada rapat koordinasi (Rakornas) inflasi yang dilangsungkan secara hybrid pada Senin (12/1/2026).
“Sebagaimana perintah pemerintah pusat, inflasi akan menjadi urusan prioritas kami di Pemerintah Kota Gorontalo,” ungkap Kepala Bagian Ekonomi dan SDM Setda Kota Gorontalo, usai Rakornas.
Pada kegiatan itu, pemerintah pusat juga menekankan beberapa hal penting. Pertama, pengendalian inflasi memerlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah khususnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan kelancaran distribusi barang.
Kedua, pemerintah daerah diminta lebih pro aktif dalam memantau perkembangan harga dipasar melalui pemantauan rutin, pemanfaatan data inflasi daerah, serta pelaporan berkala kepada pemerintah pusat.
Ketiga, optimalisasi peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjadi kunci dengan mendorong pelaksanaan langkah konkrit seperti, operasi pasar murah, gerakan pangan murah, kerja sama antar daerah (KAD) untuk menjaga pasokan dan penguatan cadangan pangan daerah.
“Yang berikut komoditas penyumbang inflasi utama seperti beras, cabai, bawang, minyak goreng dan bahan pangan strategis lainnya harus mendapat perhatian khusus melalui pengendalian distribusi dan ketersediaan stok,” kata Kaima.
Selanjutnya, kepala daerah, diminta memberikan perhatian langsung terhadap isu inflasi di wilayah masing-masing termasuk melibatkan OPD teknis BUMD, pangan, serta unsur terkait Lainnya.
Keenam, koordinasi lintas sektor mulai dari perdagangan, pertanian, pangan, perhubungan, hingga instansi vertikal perlu diperkuat agar langkah pengendalian inflasi tidak bersifat parsial tetapi terintegrasi.











