Tingkatkan Indeks Pembangunan Literasi, Perpusda Kabupaten Gorontalo Gelar Lomba Bertutur

Perpusda Gelar Lomba Bertutur

READ.ID – Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kabupaten Gorontalo menggelar lomba bertutur untuk siswa-siswi SD dan MI. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan juga merupakan bagian dari program nasional yang diselenggarakan secara berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional. Tujuannya untuk meningkatkan dan menumbuhkan minat baca.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Nawir Tondako, saat membuka kegiatan itu menyebutkan, indeks pembangunan literasi di Kabupaten Gorontalo masih rendah, baik secara nasional maupun di tingkat provinsi. Permasalahan tersebut menjadi tantangan yang harus diselesaikan.

“Oleh karena itu, ini menjadi tantangan bagi Dinas Perpustakaan untuk menggalakkan kegiatan yang mendorong minat baca,” ujar Nawir, Selasa (11/6/2024), di aula Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah.

Ia berharap bahwa lomba ini akan memberikan output yang nyata, dengan perpustakaan menjadi lebih ramai oleh pengunjung untuk membaca.

Nawir juga menekankan pentingnya pelestarian nilai budaya melalui lomba bertutur, yang mengangkat cerita-cerita layak termasuk kisah sang deklarator (Nelson Pomalingo Bupati Gorontalo sebagai deklarator pembentukan Provinsi Gorontalo, red) dan cerita yang berkembang di masyarakat.

“Dengan lomba ini, kami berharap terus menumbuhkan minat baca sehingga indeks pembangunan literasi di Kabupaten Gorontalo akan meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dr. Doni Lahati menekankan bahwa lomba bertutur juga bertujuan melahirkan budaya membaca dan menuturkan cerita terutama pada anak-anak tingkat SD/MI. Lomba tersebut akan berlangsung selama tiga hari.

“Indeks pembangunan literasi di tingkat Provinsi khususnya Kabupaten Gorontalo masih rendah, sehingga ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi,” kata Doni.

Ia menjelaskan bahwa literasi sangat berkorelasi dengan penurunan angka kemiskinan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, serta pengurangan stunting.

“Sehingga pembangunan di bidang literasi ini merupakan hal yang sangat strategis dengan melakukan berbagai program dan kegiatan di Kabupaten Gorontalo,” tandasnya.

Baca berita kami lainnya di

banner 728x90