Wagub Idah Syahidah Canangkan Pekan Edukasi Gizi Serentak di Provinsi Gorontalo

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie secara resmi mencanangkan Pekan Edukasi Gizi Serentak Tingkat Provinsi Gorontalo dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 Tahun 2026, yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Kota Gorontalo, Selasa (27/1/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai sejak usia dini, salah satunya melalui pemenuhan gizi yang baik, seimbang, dan berkelanjutan.

“Pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai sejak usia dini. Fondasi terpentingnya adalah gizi yang baik dan seimbang. Anak-anak yang sehat dan bergizi baik akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, produktif, dan mampu bersaing di masa depan,” ujar Idah.

Melalui pencanangan Pekan Edukasi Gizi Serentak ini, Pemprov Gorontalo menegaskan komitmennya menjadikan sekolah sebagai ruang strategis dalam membentuk perilaku hidup sehat. Edukasi gizi tidak hanya sebatas penyampaian pengetahuan, tetapi juga menanamkan kebiasaan positif, seperti membiasakan sarapan sehat, memilih makanan bergizi, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

Wakil Gubernur menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar edukasi yang diberikan berjalan seiring dengan upaya pemenuhan gizi peserta didik.

“Edukasi gizi ini harus berjalan seiring dengan Program Makan Bergizi Gratis. Keberhasilannya membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan,” tambah Ketua Satgas MBG itu.

Pada kesempatan tersebut, para siswa juga diwajibkan mengonsumsi tablet tambah darah sebagai bagian dari upaya pencegahan anemia. Selanjutnya, Idah bersama Kadis Kesehatan dan jajaran meninjau sejumlah kelas, di mana orang tua murid turut berpartisipasi langsung mengajar dan berdiskusi tentang edukasi gizi bersama para siswa.

“Keterlibatan orang tua sangat penting agar pemahaman tentang gizi tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga,” tandasnya.

Pekan edukasi gizi ini juga dilaksanakan secara bersamaan di seluruh sekolah SMA/SMK sederajat pada kabupaten dan kota lainnya, khususnya di sekolah-sekolah sasaran Program MBG.

Baca berita kami lainnya di