Wali Kota Marten Taha Harap Tidak Ada Dualisme Pada Kepengurusan Gerakan Pemuda Ansor Kota Gorontalo

Pesan Wali Kota Kepada PC GP Ansor

banner 468x60

READ.ID – Beberapa pesan penting disampaikan Wali Kota Gorontalo Marten kepada pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Gorontalo, saat membuka kegiatan konferensi cabang ke IV Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Gorontalo, Sabtu (9/12/2023).

Salah satu pesan tersebut, diantaranya meminta kepada pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Gorontalo, untuk tidak melakukan gerakan tambahan pada saat Konferensi Cabang (Konferca) ke IV.

banner 468x60

Menurut Wali Kota, jika kegiatan pemilihan ulang ketua seperti ini, sering kali terjadi gesekan yang berujung pada perpecahan dan pembentukan kubu-kubu.

“Sehingga, dapat menimbulkan dualisme kepengurusan Ansor, seperti yang terjadi di daerah-daerah lain”, tutur Wali Kota.

Bahkan, kata Marten Taha, tidak sedikit organisme kepemudaan setelah konferensi, setelah musyawarah pecah. Contohnya, KNPI yang mulai dari pusat sampai ke daerah, mempunyai dualisme dan bukan lagi dualisme, bahkan sudah tigalisme, tentu itu melahirkan perpecahan di lkalangan organisasi.

“Olehnya, dengan adanya dualisme organisasi seperti itu, otomatis program dan kegiatan, yang dilaksanakan Ansor Kota Gorontalo tidak akan berjalan dengan maksimal”, jelas Wali Kota.

Untuk itu, dalam pengambilan keputusan tertinggi ini diharapkan melahirkan bukan hanya kepengurusan yang solid.

Kendati begitu, yang paling penting bagaimana gagasan-gagasan dan ide-ide konsep dari pemuda Ansor ini, mampu mewarnai kebijakan-kebijakan baik di tingkat pemerintah kota maupun provinsi.

“Kami berharap, kepada pengurus Ansor Kota Gorontalo, untuk tidak bersikap egois, siapapun yang terpilih menjadi ketua, patutnya diberikan dukungan serta turut mengambil didalam program dan kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan”, harap Wali Kota.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60