Tanggal03/06/2020

Waspada Kluster Baru, 7 Pasien Covid-19 Berasal dari Batudaa

Kluster Covid-19 Batudaa
Juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr. Triyanto Bialangi menggelar konferensi pers, Sabtu (23/5/2020).

READ.ID – Kluster baru menambah jumlah kasus virus Corona di Provinsi Gorontalo, Sabtu (23/5/2020).

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Gorontalo
POSITIF
108 +14
DIRAWAT
73
SEMBUH
29
MENINGGAL
6
Sumber data : Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Update terakhir : 2 Juni 2020 16:00 WITA

Dalam kluster baru tersebut terkonfirmasi ada 7 pasien positif Covid-19 berasal dari Desa Bua, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo.

“Hari ini ada penambahan jumlah kasus positif Covid-19 di Desa Bua, kecamatan Batudaa yang jumlah total ada 7 pasien. Mereka kita sebut Kluster Bua,” kata juru bicara penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr. Triyanto Bialangi.

Terjadinya peningkatan kasus yang signifikan, masyarakat diminta patuhi protokol kesehatan dan hindari kerumunan.

“Kami berharap masyarakat lebih baik berdiam diri di rumah. Kalau pun harus keluar rumah gunakan masker,” pintanya.

Sebelumnya, kasus covid-19 pertama di Desa Bua, Kecamatan Batudaa diawali dari pasien 46 inisial MP, laki-laki umur 46 tahun. Pasien 46 merupakan anggota gugus tugas covid-19 kecamatan Batudaa.

Pasien 46 di rapid test pada tanggal 18 Mei hasilnya reaktif, dan langsung di karantina. Kemudian diambil swab pertama dan terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 21 Mei 2020.

Setelah dilakukan tracking kontak, ada enam pasien covid-19 bertambah di desa Bua yang tertular dari pasien 46. Enam pasien diketahui merupakan keluarga dari pasien 46.

6 pasien masing-masing adalah pasien 52 inisial FP, Laki-laki umur 29 tahun, alamat Desa Bua, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Pasien 52 merupakan anak pertama dari pasien 46. Pasien 52 terkonfirmasi positif pada 23 Mei 2020.

Pasien 53 inisial MRP, Perempuan umur 55 tahun, alamat Desa BUa, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Pasien 53 adalah kerabat yang tinggal di rumah pasien 46. Terkonfirmasi positif pada 23 Mei 2020.

Pasien 54 inisial REP, Laki-laki umur 21 tahun, alamat Desa Bua, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Pasien 54 adalah anak ketiga dari pasien 46. Terkonfirmasi positif pada 23 Mei 2020.

Pasien 55 inisial RIP, Laki-laki umur 21 tahun, alamat Desa Bua, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Pasien 55 merupakan anak keempat. Terkonfirmasi Positif pada 23 Mei 2020.

Pasien 56 berinisial VP, Perempuan umur 25 tahun, alamat Desa Bua, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Pasien 56 adalah anak kedua pasien 46. Terkonfirmasi positif pada 23 Mei 2020. Pasien 56 juga merupakan tenaga kesehatan di Kimia Farma yang berada RS Aloei Saboe Gorontalo.

Pasien 57 berinisial OH, Perempuan, 29 tahun, alamat Desa Dunggala, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Pasien 57 adalah menantu dari Pasien 46. Pasien 57 merupakan pengembangan tracking. Ia juga merupakan tenaga Kesehatan di RS Multazam, Kota Gorontalo.

“Sebenarnya ada satu orang lainnya terpapar covid-19 yakni merupakan teman kerja dari pasien 57. Disini kita sebut Pasien 58, inisial F, Perempuan 29 Tahun, Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Jadi pasien 58 termasuk hasil tracking kontak dari pasien 46,” ungkap Triyanto.

Hingga saat ini total terkonfirmasi positif COVID-19 di Gorontalo sebanyak 58 orang, 37 orang dirawat, 2 orang Meninggal, dan 19 orang sembuh. (RL/Read)