Windra Lagarusu Dorong Konsep JALIN IDI, Jalan Lingkar Tiga Desa di Anggrek

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID — Gagasan pembangunan konektivitas antarwilayah mulai didorong Anggota DPRD Gorontalo Utara dari Daerah Pemilihan Monano-Anggrek, Windra Lagarusu. Ia mengusulkan penyusunan rencana pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Desa Ilangata, Ibarat, dan Datahu di Kecamatan Anggrek.

Konsep tersebut diberi nama JALIN IDI, akronim dari Jalan Lingkar Ilangata-Datahu-Ibarat. Windra menyampaikan gagasan itu saat turun langsung bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU), Bappeda, dan Pemerintah Desa Ilangata untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan dan saluran air.

Menurut Windra, pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut perlu dipandang tidak hanya sebagai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan konektivitas ekonomi. Infrastruktur jalan dinilai memiliki peran dalam mendukung mobilitas warga, perdagangan hingga distribusi hasil pertanian.

“Jalan ini sangat penting bagi kelangsungan kegiatan perekonomian warga, lalu lintas kegiatan perdagangan dan distribusi hasil pertanian,” ujar Windra.

Ia juga mengaitkan penguatan akses jalan dengan posisi Kecamatan Anggrek sebagai salah satu kawasan yang memiliki aktivitas industri. Karena itu, peningkatan konektivitas antarwilayah dinilai perlu dipersiapkan secara terencana agar dapat mendukung perkembangan kawasan tersebut.

Windra menyebut tiga desa yang masuk dalam konsep JALIN IDI memiliki posisi strategis karena menjadi bagian dari pusat aktivitas masyarakat di Kecamatan Anggrek. Menurutnya, konektivitas yang lebih baik antarwilayah dapat menjadi salah satu penunjang pergerakan ekonomi masyarakat.

“Kalau disingkat JALIN IDI, yaitu Jalan Lingkar Ilangata-Datahu-Ibarat. Tiga desa ini berada di jantung Kecamatan Anggrek dan menjadi pusat serta penggerak utama perekonomian di Kecamatan Anggrek,” katanya.

Selain gagasan jalan lingkar, Windra mendorong agar kebutuhan perbaikan jalan dan saluran air di Desa Ilangata dapat dipertimbangkan dalam penyusunan anggaran pemerintah daerah tahun 2027.

Ia berharap pemerintah daerah mulai menyiapkan perencanaan JALIN IDI secara bertahap. Baginya, gagasan tersebut merupakan bagian dari kebutuhan pembangunan jangka menengah untuk memperkuat konektivitas dan menunjang aktivitas masyarakat di kawasan Anggrek.

“Ini target pembangunan jangka menengah,” pungkasnya.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60