Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil VI Sampaikan Aspirasi Warga ke Pemkab Boalemo

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo

READ.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo Dapil VI Boalemo-Pohuwato melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo.

Kunjungan guna menyampaikan aspirasi warga. Mengingat DPRD Provinsi telah menemukan beberapa keluhan dan permasalahan saat melakukan reses di Dapil VI.

Reses atau kunjungan kerja yang sebelumnya dilakukan guna dijadikan sebagai bahan kajian untuk dimasukkan ke dalam pokok-pokok pikiran DPRD dalam pembahasan program pembangunan ke depan.

Ketua Tim Reses DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Lemilihan (Dapil) VI Boalemo dan Pohuwato I Wayan Sudiarta mengatakan, kegiatan reses merupakan suatu kewajiban anggota dewan dalam melaksanakan fungsinya.

“Reses masa sidang kedua ini berlangsung dari 9—19 Maret sebagaimana yang telah ditetapkan dalam rapat banmus. Anggota DPRD mengisinya dengan kunjungan ke daerah pemilihan untuk menjemput aspirasi masyarakat/konstituen masing-masing,” ungkap I Wayan kepada Plt. Bupati Boalemo Anas Jusuf, Jumat (12/3/2020).

Kunjungan juga diikuti beberapa anggota Dapil VI. Diantaranya, La Ode Haimudin, Oktohari Dalanggo, Irwan Berahim, Ismail Alulu, Dedi Hamzah, Hidayat Bouty, Sri Masri Sumuri, Since kadji, Nikmah Tahir, dan Nani Mbuinga.

I Wayan memaparkan sejumlah temuan maupun aspirasi yang berhasil diserap. Diantaranya, minimnya infrastruktur di sekolah menegah atas dan banyaknya pernikahan siswa yang putus sekolah akibat pandemi Covid-19 serta permasalahan status ruas jalan Lahumbo Kabupaten Boalemo.

Sementara itu, La Ode Haimudin mengungkapkan pemerintah daerah mesti secepatnya mengambil langkah cepat terhadap serapan aspirasi yang didapatkan di lapangan.

Terutama, kata La Ode, tentang masalah pendidikan, seperti dalam kondisi pandemi covid-19. Di mana pihak sekolah dilarang untuk melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka. Namun, dengan belajar daring dan luring pun juga dianggap tidak optimal.

“Olehnya, melalui Pemerintah Daerah Boalemo agar secara persuasif membuka layanan pendidikan dengan mematuhi protokol kesehatan,” tambahnya.

Menurut La Ode, mengingat Kabupaten Boalemo sudah zona hijau, maka bisa  menjadi acuan untuk membuka akses layanan pendidikan.

Menanggapi hal itu, Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf mengatakan, ucapan terima kasih atas informasi dan aspirasi yang telah diserap oleh jajaran tim reses Dapil VI Boalemo dan Pohuwato.

“Kami sangat terbantu dengan aspirasi tersebut, sehingga ini akan menjadi acuan kami untuk membahas bersama instansi terkait, terutama OPD yang membidangi,” ucapnya.

Anas Jusuf juga menuturkan, pihaknya akan berusaha untuk mewujudkan harapan warga dan DPRD sesuai dengan proporsionalnya. Pihaknya, juga kata Anas, sudah melakukan rapat dengan Dikbudpora.

Tak hanya itu, masalah ini, kata dia, akan segera ditindaklanjuti dalam rapat bersama Forkopimda.

“Insyaallah bulan ini kami akan membuka layanan pendidikan. Namun tetap mengacu pada protokol kesehatan, nanti akan kita jabarkan pada rapat Forkopimda,” tutup Anas.

(Rinto/Read)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version